Apa OtoFriends pernah bertanya-tanya kapan kipas radiator mobil berputar? Atau kenapa kipas radiator mobil nyala terus? Tentu saja kedua kondisi ini menandakan bahwa ada masalah di mobil. Apalagi radiator sangat penting untuk mendinginkan mesin. Berkendara juga jadi tidak nyaman. Jadi, mari kita cari tahu dulu informasi kapan kipas radiator mobil berputar dari Otoklix berikut ini.

Fungsi dan Cara Kerja Kipas Radiator

Sebelum mengetahui kapan kipas radiator mobil berputar, OtoFriends perlu tahu apa fungsi dari kipas radiator dan bagaimana cara kerjanya. Fungsi utama kipas radiator adalah menjaga air pendingin agar berada dalam suhu yang sesuai dengan suhu mesin saat bekerja. Selain itu, kipas radiator juga berfungsi untuk mendinginkan suhu kondensor AC agar tetap dalam kondisi normal.

    Cara kerjanya ada dua macam yang dibedakan berdasarkan penggerak kipasnya sebagai berikut:

    • Manual Fan

    Kipas radiator yang digerakkan dengan poros engkol atau manual fan akan bergerak secara terus menerus ketika mesin dihidupkan. Kipas pendingin ini dihubungkan dengan poros engkol melalui pulley dan sabuk (v-belt).

    Kecepatan putaran yang dihasilkan akan sangat bergantung pada kecepatan mesin yang berputar. Jika mesin berputar dengan kecepatan tinggi, maka kipas juga akan berputar lebih cepat.

    • Electric Fan

    Kipas radiator yang digerakkan oleh motor listrik ini sudah tidak memanfaatkan putaran dari poros engkol untuk memutarkan kipas pendingin. Namun, motor listrik bisa bergerak atau berputar jika ada arus listrik yang mengalir ke motor listrik tersebut. Tipe motor listrik yang digunakan untuk menggerakkan kipas radiator adalah motor listrik DC, yaitu jenis arus searah.

    Penyebab Kipas Radiator Terus Berputar

    Mulai dari komponen kelistrikan, seperti ECU dan AC, sampa sampai dengan komponen fan belt bisa jadi penyebab kipas radiator mobil nyala terus. Ini dia pembahasannya:

    1. Water temperature sensor rusak

    Penyebab pertama yang biasa terjadi adalah kerusakan Water Temperature Sensor (WTS). WTS juga sering disebut sebagai ECT (Engine Coolant Temperature Sensor). Kerusakan ini biasanya terjadi karena korsleting. Nilai tahanan WTS ini akan tetap 0 dan arus listrik tetap mengalir ke ECU.

    ECT ini sensitif terhadap panas dan bereaksi tergantung suhu dari apa yang diukur. Kemudian, data dari sensor bakal dikirim ke ECU. Di ECU, data itu diterjemahkan untuk memperkirakan suhu mesin. Misalnya suhu mesin sudah mencapai 90 derajat celcius. 

    Artinya, ECU harus mengaktifkan kipas radiator dengan kecepatan rendah sampai ke suhu 80 derajat. Baru setelah itu kipas akan mati. Kalau suhunya tidak turun atau bahkan bertambah, ECU bakal mempercepat putaran kipas radiator. Jadi, kalau sensor ini rusak, kipas radiator bakal nyala terus.

    2. Kerusakan Refrigerant Pressure Sensor

    Selain WTS, komponen yang mungkin rusak dan membuat kipas radiator terus menyala adalah Refrigerant Pressure Sensor. Kalau komponen ini rusak, kipas akan terus menyala saat AC dinyalakan juga.

    Normalnya, saat AC tidak menyala, putaran kipasnya tetap normal mengikuti kondisi sistem pendingin mesin. Namun, kalau komponen Refrigerant Pressure Sensor ini rusak, ECU akan memerintahkan kipas radiator untuk terus berputar.

    Baca juga: Alat Pendingin Mesin Mobil Punya Banyak Komponen, Berikut Daftarnya

    3. Kerusakan kondensor AC

    Kapan kipas radiator mobil berputar berikutnya masih berhubungan dengan AC mobil. Sistem AC ini punya kondensor. Fungsi kondensor adalah mendinginkan Refrigerant atau freon. Apa hubungannya dengan kipas radiator? Sebab, kondensor ini letaknya berada di depan radiator. Jadi, selain mendinginkan radiator, kipas radiator juga berfungsi mendinginkan freon di dalam kondensor.

    Terkadang, saat AC menyala, kipas radiator ini sebenarnya bukan sedang mendinginkan radiator, tetapi kondensor. Namun, bukan berarti kipas ini berputar selama AC dinyalakan. Kipas akan berputar hanya kalau suhunya sudah lebih dari 90 derajat.

    Jadi, kalau kipas radiator nyala terus saat menyalakan AC, mungkin memang ada masalah. Bisa jadi pada masalah elektrikal atau bisa juga karena sirkulasi freon tersumbat.

    Baca juga: Biaya Service Kompresor AC Mobil Jika Kompresor AC “Ngorok”

    4. Kerusakan Fan Control Unit

    Penyebab berikutnya kipas radiator berputar adalah saat ada masalah pada Fan Control Unit. Fungsi dari komponen ini adalah mengatur kecepatan putaran kipas radiator sesuai dengan kebutuhan mesin. Namun, sebenarnya mobil-mobil modern sudah banyak yang tidak menggunakan part ini. 

    5. Kerusakan Relay Fan Radiator

    Adanya kerusakan di Relay Fan Radiator juga bisa jadi penyebab waktu kapan kipas radiator mobil berputar terus. Komponen ini adalah saklar elektrik yang bekerja secara elektromagnetik sesuai arus input di bagian kumparan. Artinya, kalau ada korsleting di komponen ini, maka kipas radiator akan menyala terus. Umumnya, penyebab Relay Fan Radiator ini rusak adalah usia pemakaian.

    6. Visco kipas rusak

    Penyebab lainnya bisa karena visco pada kipas tersebut rusak. Apa itu visco fan? Visco fan adalah kipas yang memanfaatkan oli sebagai pengatur kecepatannya. Cara kerjanya tergantung putaran yang dihasilkan mesin. Kalau mesin berada di suhu rendah, visco fan akan slip dan kipas berputar dengan lambat. Begitu juga sebaliknya. Kalau visco fan rusak, putaran kipas juga jadi tidak beraturan.

    Itu dia 6 situasi kapan kipas radiator mobil berputar dan penyebab kipas radiator nyala terus. Saat ada masalah pada kipas radiator ini, yang pertama kali perlu dicek adalah non elektrikalnya. 

    Kalau ada masalah yang menyangkut elektrikal mesin, biasanya lampu cek engine ini akan menyala. Cara mengeceknya adalah dengan menggunakan scan tool di bengkel terdekat.

    Selanjutnya, kita bakal bahas tentang efek dari kipas radiator yang terus menyala.

    Baca juga: Estimasi Biaya Harga Service Radiator Mobil dan Pengecekan

    Efek Kipas Radiator Nyala Terus

    Ada beberapa efek yang bisa dirasakan saat kipas radiator mobil menyala terus. Membiarkan kondisi ini juga tidak disarankan karena efeknya sebagai berikut:

    1. Aki cepat soak

    Kipas radiator yang terus menyala dan dibiarkan begitu saja akan membuat aki jadi cepat soak. AKibatnya, sistem kelistrikan mobil juga tidak bisa bekerja sempurna dan membuat perjalanan menjadi sedikit terganggu.

    2. Mesin lebih boros 

    Selain masalah pada aki, konsumsi bahan bakar mobil juga bakal boros. Mobil terasa tidak bertenaga karena mesin akan terus bekerja, sehingga pemakaian bahan bakar jadi lebih boros. Mesin yang terus bekerja secara tidak efisien akan membuat tarikannya kurang kuat.

    3. Kenyamanan berkendara terganggu

    Kipas radiator yang menyala terus tanpa henti tentunya menimbulkan perasaan was-was dan tidak nyaman dalam berkendara bukan? Oleh karena itu, segera atasi hal ini agar berkendara kembali nyaman.

    Bagaimana OtoFriends, sudah terjawab kapan kipas radiator mobil berputar? Kalau ada masalah di bagian radiator, segera lakukan pengecekan di bengkel terdekat. Apalagi mobil yang sudah menggunakan ECU. Temukan bengkel terdekat yang punya scan tool di aplikasi Otoklix. Bisa juga filter bengkel khusus OtoSelect!

    Pertanyaan Seputar Kipas Radiator Mobil 

    Fungsi utama kipas radiator adalah menjaga air pendingin agar berada dalam suhu yang sesuai dengan suhu mesin saat bekerja. Selain itu, kipas radiator juga berfungsi untuk mendinginkan suhu kondensor AC agar tetap dalam kondisi normal.

    Mulai dari komponen kelistrikan, seperti ECU dan AC, sampa sampai dengan komponen fan belt bisa jadi penyebab kipas radiator mobil nyala terus.

    Ada beberapa efek yang bisa dirasakan saat kipas radiator mobil menyala terus, yaitu:
    Aki cepat soak
    Mesin lebih boros
    Kenyamanan berkendara terganggu