Overhaul mesin mobil adalah service kerusakan berat akibat pemakaian mobil dalam jangka waktu lama. Setelah membongkar mesin, biasanya dilakukan penggantian komponen-komponen mesin yang bermasalah. Ketika melakukan overhaul mesin mobil, ada beberapa hal yang harus dilakukan. Di antaranya membongkar, memperbaiki atau mengganti komponen, kemudian memasangnya kembali.

Apa itu overhaul mesin mobil?

Overhaul berarti pemeriksaan. Di Indonesia, istilah tersebut merujuk pada turun mesin atau belah mesin. Overhaul dibagi menjadi dua jenis, yakni sebagai berikut:

  • Overhaul major: overhaul total atau pemeriksaan komponen mesin mobil secara menyeluruh.
  • Overhaul minor: pemeriksaan beberapa komponen mesin, biasanya tanpa membongkar blok silinder mobil.

Lantas, pada bedanya overhaul mesin mobil dan tune up? Berdasarkan pengertiannya, overhaul adalah bongkar mesin kendaraan untuk memperbaiki komponen-komponen mesin yang rusak. Sementara, tune up adalah sebuah cara untuk mengembalikan performa mesin seperti semula tanpa bongkar mesin menyeluruh. Untuk menghindari overhaul, sebaiknya OtoFriends rutin tune up mobil minimal 6 bulan sekali.

Ciri-ciri mobil memerlukan overhaul

Mobil yang memerlukan overhaul memiliki ciri-ciri penanda. Di antaranya sebagai berikut:

1. Suhu mobil meningkat terus-menerus

Waspada apabila suhu mesin mobil terus meningkat meskipun dalam kecepatan rendah. Hal ini bisa menyebabkan overheat. Apabila mobil mengalami overheat, mesin mobil bisa mati mendadak. Untuk menghindari hal itu, perhatikan baik-baik temperatur mesin. Jangan menyalakan secara langsung karena suhu mesin akan semakin meningkat.

2. Keluar asap putih dari knalpot mobil

Ciri-ciri kedua adalah keluar asap putih dari knalpot mobil. Bahkan, aroma yang keluar dari knalpot juga menyengat, seperti busi yang terbakar. Asap putih tersebut biasanya keluar dari mesin mobil yang berumur. Sebab, kinerja mesin mobil mulai menurun.

Segera bawa mobil ke bengkel apabila mengeluarkan asap putih. Pihak bengkel biasanya akan melakukan tindakan overhaul mesin mobil, namun bergantung tingkat kerusakan mesin.

Baca juga: Bengkel Mesin Mobil Terdekat: Tune Up, Overhaul, dan Lainnya

3. Berkurangnya air radiator

Air radiator yang berkurang secara cepat juga menjadi ciri-ciri overhaul mesin mobil. Oleh sebab itu, segera bawa ke bengkel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

4. Oli membasahi kepala busi

Waspada apabila kepala busi basah karena oli. Sebab, busi yang basah menandakan oli bisa membuat ruang kompresi mudah terbakar karena sudah masuk ke dalamnya. Selain itu, pada bagian kepala busi kendaraan juga berubah menjadi hitam.

5. Air radiator berminyak

Lakukan overhaul mesin mobil apabila air radiator berminyak. Biasanya, air radiator berminyak disebabkan oleh oli yang masuk saluran air radiator atau masuk di ruang kompresi kendaraan.

Penyebab mobil mengalami overhaul

Berikut beberapa penyebab mobil mengalami overhaul yang perlu diketahui:

1. Pelumas kosong

Oli berfungsi untuk melumasi komponen mesin. Selain itu, oli juga dapat mengurangi gesekan antar logam di dalam mesin. Apabila pelumas kering, komponen-komponen mesin akan saling bertabrakan hingga rusak. Kehabisan oli pelumas akan menyebabkan mobil mengalami overhaul mesin mobil.

2. Timing belt putus

Timing belt bertujuan menyalurkan daya dari poros engkol ke poros noken as. Apabila timing belt putus, katup dan piston bisa saling beradu dan mengakibatkan terjadinya kerusakan. 

3. Mesin terlalu panas

Mesin terlalu panas atau overheat akan menyebabkan mesin mati mendadak. Hal itu disebabkan oleh kinerja pendingin yang tidak optimal dan mobil dipaksa terus jalan.

4. Oli tercampur air

Air yang masuk ke ruang bakar akan mengakibatkan air dan oli tercampur hingga warnanya berubah seperti susu coklat. Hal itu mengakibatkan korosi, merusak bahan pelumas, serta mengacaukan sistem sirkulasi.

5. Terjadi efek water hammer

Efek water hammer adalah efek yang terjadi ketika mobil baru melewati permukaan air yang tinggi, misalnya banjir. Air dapat melewati filter, kemudian mengalir ke ruang bakar yang mengakibatkan piston pecah, connecting rod, dan kerusakan poros engkol. Hal itu mengakibatkan mobil mogok.

Baca juga: Turun Mesin Mobil? Begini Penyebabnya

Tujuan overhaul mesin mobil

Berikut beberapa tujuan overhaul mesin mobil yang perlu diketahui.

1. Membersihkan komponen yang ada dalam mesin

Tujuan overhaul mesin mobil yang pertama adalah membersihkan komponen yang ada dalam mesin mobil. Komponen-komponen tersebut harus dibersihkan secara teratur agar kotoran tidak menumpuk.

2. Memeriksa komponen yang ada dalam mesin

Melakukan overhaul artinya memeriksa komponen-komponen yang ada di dalam mesin. Komponen tersebut harus diperiksa agar bisa diketahui bagian mana saja yang harus diganti atau diperbaiki.

3. Membersihkan ruang bakar dari tumpukan kotoran

Mobil yang sering digunakan akan menyebabkan ruang bakar dipenuhi tumpukan kotoran. Oleh sebab itu, diperlukan overhaul mesin mobil untuk membersihkan ruang bakar.

4. Mengembalikan performa mesin

Overhaul mesin mobil bertujuan untuk mengatur ulang dudukan katup serta mengembalikan performa mesin mobil. Dudukan katup diatur ulang agar mobil tetap terasa nyaman saat digunakan.

Biaya overhaul mesin mobil

Biaya overhaul mesin mobil beragam, bergantung dari tingkat kerusakan. Biaya jasa overhaul mesin mobil sekitar Rp3,5 juta-Rp7 juta untuk mobil Avanza, dan Rp8 juta untuk mobil Innova. Proses turun mesin memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, biaya suku cadang juga disesuaikan dengan komponen-komponen yang rusak.

Oleh sebab itu, rawatlah mobil secara rutin agar tidak perlu melakukan overhaul mesin mobil. Pergilah ke bengkel terdekat. Agar tidak perlu antri lama di bengkel, lakukan booking online melalui aplikasi Otoklix.