Mesin mobil memiliki puluhan komponen agar mobil bisa berjalan dan performanya selalu terjaga. Tetapi ada 8 komponen mesin mobil yang paling vital.

Apa saja komponen itu? Perhatikan untuk selalu menjaga komponen-komponen ini ya. Yuk, simak artikel Otoklix.com berikut ini.

1. Silinder

Silinder pada mobil berfungsi sebagai pengubah energi panas menjadi energi mekanik. Maka dari itu mobil membutuhkan silinder agar bisa bergerak. Komponen ini adalah bagian utama tempat piston bekerja yang disusun sejajar satu garis dalam blok mesin.

Agar kerja silinder optimal, maka perlu dipastikan tidak ada kebocoran gas antara silinder dan piston. Kalau terjadi masalah pada komponen mesin mobil satu ini, kamu perlu menggantinya dengan spare part yang sesuai.

2. Blok Silinder

Blok silinder adalah penopang bagi komponen mesin mobil seperti kepala silinder, oil pan, dan poros engkol. Beberapa silinder di dalam blok ini memiliki piston di salah satu ujungnya. Sementara itu batang piston lainnya dihubungkan oleh poros engkol. 

Pada blok silinder terdapat tabung silinder tempat piston bekerja. Tabung silinder ini disebut dengan combustion chamber. Umumnya mobil-mobil yang beredar di Indonesia memiliki 4 tabung silinder dengan posisi sejajar, disebut dengan istilah inline 4. Piston yang bergerak naik turun di tabung silinder ini yang akan membuat engkol bergerak.

Kemudian, pada bagian atas blok silinder terdapat kepala silinder dan bagian bawahnya terdapat karter. Bahan pembuat blok silinder adalah baja yang kuat dan tebal, contohnya cast iron.

3. Kepala Silinder

Komponen mesin mobil yang penting berikutnya adalah kepala silinder. Kepala silinder ini merupakan penutup blok silinder pada bagian rongga silinder. Bagian ini merupakan ruang pembakaran. Ketika kepala silinder dipasang, maka akan terjadi proses pembakaran di dalam mesin. Ada tiga model bentuk ruang bakar ini, yaitu wedge (segitiga siku-siku), pentroof (segitiga sama kaki), dan hemispheric (parabola).

Cara memasang kepala silinder adalah dengan menggunakan baut yang diberi gasket. Bahan pembuat kepala silinder adalah campuran aluminium  alloy ringan dan besi tuang serta dilapisi nikasil. Kedua bahan tersebut dianggap efisien sebagai pendingin dan membatasi pemuaian.

Kepala silinder memiliki mekanisme katup bernama valve train yang fungsinya mengatur posisi valve agar membuka dan menutup.

Komponen mesin mobil satu ini juga memiliki ruang bakar sebagai dudukan busi dan katup mesin 4 tak. Ada juga pendingin untuk mendinginkan busi dan katup. Pendingin ini disebut mantel pendingin yang terhubung dengan blok silinder.

4. Carter

Karter (carter) adalah komponen mesin mobil yang berfungsi sebagai penampung oli agar selalu tersedia pelumas dalam mesin mobil. Kamu tentu tahu pelumas berfungsi penting agar komponen mesin mobil tidak saling bergesekan. Letak carter berada pada bagian bawah. Terdapat gasket yang berada di antara carter dan crankcase yang berfungsi mencegah kebocoran oli.

5. Piston

Piston memiliki fungsi utama untuk menjalankan siklus pembakaran untuk menghasilkan tenaga. Adapun proses di dalamnya adalah pemasukan bahan (udara dan bensin), kompresi, pembakaran, hingga pembuangan gas hasil sisa pembakaran. Maka, piston yang membantu keempat proses ini.

Piston atau torak juga disebut sebagai jantung mesin. Piston yang bergerak akan menghasilkan energi ke seluruh bagian mesin. Gerakan dengan kecepatan maksimal ini membuat piston harus tahan terhadap suhu panas dan tekanan tinggi. 

Terdapat istilah TMA (titik mati atas) dan TMB (titik mati bawah) pada gerakan piston ini. Sementara itu gerakan dari bawah sampai paling atas disebut dengan stroke.

Kepala piston ada yang berbentuk datar maupun cembung. Terdapat sebuah pin yang terbuat dari baja nikel. Piston juga memiliki ring piston dan batang piston yang akan kita bahas di bawah ini.

6. Batang Piston

Tanpa batang piston, maka piston tidak akan dapat bergerak naik turun. Ada tiga fungsi batang piston: pertama, menghubungkan piston dengan poros engkol, kedua agar piston dapat bergerak di dalam silinder, ketiga menjadi lengan pengubah gaya naik turun menjadi gaya putar.

Pertama, piston harus meneruskan tenaga hasil proses pembakaran ke poros engkol. Kemudian, piston harus bergerak naik turun di dalam silinder agar dapat menghasilkan energi. Energi ini yang akan diubah poros engkol menjadi energi gerak putar. Terakhir, piston bersama dengan poros engkol harus mengubah gaya naik turun menjadi gaya putar. 

7. Ring Piston

Komponen mesin mobil selanjutnya adalah ring piston. Fungsi dari ring piston adalah merapatkan piston dengan dinding silinder agar tidak terjadi kebocoran gas saat mesin bekerja. Selain kebocoran gas, ring piston juga berfungsi mencegah oli masuk ke ruang bakar. Ring piston juga dapat mengikis oli berlebih di dinding silinder. Komponen ini memiliki 3 bagian, yaitu ring kompresi satu, ring kompresi dua, dan ring oli.

8. Poros Engkol

Sudah disinggung sebelumnya bahwa poros engkol berfungsi mengubah gerakan naik turun pada piston menjadi gerakan putar. Gerakan putar ini akan diteruskan ke fly wheel kemudian ke sistem pemindah tenaga.

Ada 5 bagian pada poros engkol:

  • Crank pin journal: ini adalah bagian yang terhubung dengan batang piston. Terdapat lubang oli di bagian dalamnya untuk mengurangi gesekan.
  • Main journal: bagian yang terhubung ke blok mesin.
  • Crank pin oil hole: saluran oli pada poros engkol.
  • Counter weight: berfungsi menyeimbangkan poros engkol ketika berputar,
  • Crank arm: menghubungkan main journal dan crank pin journal.

Itu dia 8 komponen mesin mobil yang berfungsi sangat penting agar mobil bisa bergerak. Pastikan selalu merawatnya dengan melakukan servis rutin di bengkel terdekat via Otoklix ya.