Bagi OtoFriends yang memiliki mobil, pasti sudah tidak asing dengan istilah “tune up”. Istilah ini sering kita jumpai ketika berada di bengkel. Tune up merupakan salah satu perawatan rutin yang wajib dilakukan oleh pemilik kendaraan. 

Namun sebelum melakukan tune up mobil, pastikan kondisi mobil memang sudah waktunya untuk dilakukan tune up. Tune up bisa berpatokan pada jarak tempuh atau berapa tahun sekali. Umumnya, setiap mobil memiliki waktu yang berbeda tergantung dari kondisi dan pemakaian. Agar tidak salah, yuk kita bahas apa itu tune up secara lengkap!

    Apa Itu Tune Up Mobil?

    Tune up adalah prosedur perawatan mobil yang bertujuan untuk meningkatkan performa mesin agar kembali seperti awal. Tune up berasal dari kata bahasa Inggris, yakni “Tune” dan “Up”. Tune memiliki arti melakukan koreksi atau setel ulang pada mesin mobil. Sedangkan Up memiliki arti meningkatkan/peningkatan. Jadi intinya, tune up adalah setel ulang mesin seperti awal.

    Proses tune up biasanya meliputi pemeriksaan, pemeliharaan dan perbaikan pada komponen mobil yang sudah waktunya ganti. Biasanya, mobil akan dicek secara menyeluruh kemudian montir akan melakukan pengecekan kira-kira apa saja yang perlu diganti dan diperbaiki. Untuk estimasi biaya tune up setiap mobil berbeda-beda tergantung dari kebutuhan masing-masing.

    Baca juga: Cara Tune Up Mobil Manual dan Injeksi, Bisa di Rumah Lho!

    Perbedaan Tune Up dan Service

    Sampai saat ini masih ada banyak orang yang belum bisa membedakan antara tune up dan service. Keduanya memang memiliki tujuan yang sama, yakni membuat kondisi mobil tetap prima. Tetapi dari lingkup apa yang dikerjakan, keduanya berbeda.

    1. Tujuan

    Service bertujuan untuk memastikan bahwa semua komponen pada mobil bekerja dengan baik. Sedangkan tune up bertujuan untuk memastikan kinerja mobil bisa meningkat seperti sedia kala.

    2. Lingkup yang dikerjakan

    Service memiliki lingkup pekerjaan yang lebih sedikit meliputi pengecekan dan pembersihan beberapa komponen. Service rutin merupakan salah satu bagian pengecekan saat melakukan tune up mobil. Sedangkan untuk tune up memiliki lingkup pekerjaan yang lebih luas sampai ke performa mobil. 

    3. Waktu

    Waktu untuk melakukan service rutin biasanya lebih cepat dibandingkan dengan tune up mobil.

    4. Biaya

    Service rutin membutuhkan biaya yang lebih murah dibandingkan dengan tune up mobil.

    Manfaat Tune Up Mobil

    Tune up mobil bukan hanya sekedar rutinitas yang harus dilakukan oleh pemilik mobil. Ada beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan setelah melakukan tune up mobil. Berikut manfaat tune up mobil:

    1. Performa mesin lebih optimal

    Mobil yang digunakan secara terus menerus performanya akan semakin menurun. Jadi, tune up bermanfaat untuk mengembalikan kinerja mesin lebih optimal.

    2. Kenyamanan berkendara

    Dengan kondisi mobil yang lebih baik tentunya saat berkendara akan terasa lebih nyaman dan aman. Apalagi jika kamu ingin melakukan perjalanan jauh, kondisi mobil yang prima menjadi kunci utama.

    3. Menghemat biaya perawatan

    Tune up bisa meminimalisir kerusakan yang terjadi pada mobil sehingga biaya perawatan menjadi lebih murah. Karena komponen bisa dideteksi saat sudah tidak sesuai dengan standar. 

    4. Menghindari kerusakan yang lebih parah

    Dengan menjaga dan merawat komponen pada mobil, kerusakan yang lebih parah bisa terhindarkan. Jika sudah rusak biasanya akan merembet ke komponen lain sehingga menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

    5. Memperpanjang usia mobil

    Mobil yang dirawat dengan baik akan memperpanjang usia pakai mobil. Komponen akan terjaga keawetannya karena sering dilakukan perawatan berkala.

    Baca juga: Tune Up Mobil Injeksi, Cek 6 Komponen dan Cara yang Benar

    Kapan Waktu Tune Up Mobil

    Waktu tune up mobil yang ideal biasa dilakukan setahun sekali atau setiap 100.000 km. Patokan lain waktu tune up mobil bisa berdasarkan pada mesin mobil yang performanya menurun, konsumsi bensin lebih boros dan suara mesin kasar.

    Ada beberapa faktor lain yang bisa menjadikan waktu tune up mobil maju bahkan mundur. Berikut pembahasannya:

    1. Usia mobil

    Semakin tua usia mobil, maka lebih disarankan sering melakukan tune up mobil agar performanya tetap terjaga. 

    2. Kondisi mobil

    Mobil yang sehat dan terawat dengan baik membutuhkan waktu tune up yang lebih panjang dibandingkan dengan mobil yang tidak dirawat dengan baik.

    3. Penggunaan mobil

    Mobil yang sering digunakan untuk perjalanan jauh atau penggunaan berat lebih disarankan untuk lebih sering tune up.

    4. Merk dan tipe mobil

    Setiap merk dan tipe mobil memiliki rekomendasi waktu tune up yang berbeda-beda, silahkan buka pada buku panduan dari mobil.

    Tune up jika dilakukan lebih sering tidak masalah, malah performa mobil bisa lebih prima sehingga mobil nyaman untuk dikendarai.

    Apa yang Dikerjakan Saat Tune Up Mobil

    Saat melakukan tune up mobil, ada beberapa komponen yang akan dilakukan pengecekan, pembersihan dan penyetelan ulang beberapa komponen. Jika memang sudah rusak, komponen akan diganti dengan yang baru. 

    1. Pemeriksaan kondisi mesin

    Mesin menjadi fokus utama saat melakukan tune up mobil. Montir akan memeriksa kondisi mesin secara keseluruhan untuk mengetahui kondisi kesehatan mesin.

    2. Penyetelan karburator atau injeksi

    Penyetelan karburator atau injeksi berfungsi untuk mengatur konsumsi bahan bakar mobil. Setingan akan disesuaikan dengan kebutuhan mesin sehingga kinerjanya bisa optimal kembali.

    3. Penggantian oli mesin dan filter oli

    Oli mesin dan filter oli akan diganti dengan yang baru saat melakukan tune up mobil agar kinerja pelumasan mesin maksimal.

    4. Penggantian filter udara

    Filter udara berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk ke ruang bakar. Filter udara harus diganti secara berkala agar udara yang masuk lebih bersih dan tidak menghambat aliran udara ke mesin.

    5. Penggantian busi

    Busi merupakan komponen yang berfungsi untuk membakar campuran bensin dan udara yang ada pada mesin. Dengan menggunakan busi baru diharapkan proses pembakaran bisa lebih sempurna.

    6. Pengecekan sistem kelistrikan

    Cek kelistrikan mobil terutama pada aki dan alternator. Aki menjadi sumber kelistrikan utama pada mobil. Jika aki bermasalah, starter, lampu, wiper, AC, audio dan lainnya akan ikut terganggu. Cek juga kabel dan soket kelistrikan, pastikan semuanya dalam kondisi yang baik.

    7. Pengecekan sistem pengereman

    Sistem pengereman menjadi fitur keselamatan pada mobil yang perlu dicek. Lakukan pembersihan pada sistem pengereman mobil dan pastikan rem masih bekerja dengan normal. Cek juga pada minyak dan kampas rem, jika tidak sesuai standar bisa ganti dengan yang baru.

    8. Pengecekan sistem suspensi

    Terakhir, sistem suspensi menjadi daftar pengecekan terakhir saat melakukan tune up mobil. Sistem suspensi berfungsi untuk menjaga mobil tetap nyaman saat melewati jalanan yang tidak rata.

    Untuk semua pengecekan diatas kira-kira menghabiskan biaya berapa ya OtoFriends?

    Baca juga: Alasan Biaya Tune Up Mobil di Bengkel Umum Lebih Murah

    Biaya Tune Up Mobil

    Biaya tune up setiap mobil tentunya berbeda tergantung dari kondisi kendaraan. Umumnya, untuk biaya tune up mobil mulai dari 300 ribu. Biaya tersebut belum termasuk penggantian atau perbaikan komponen pada mobil.

    Agar proses tune up mobil kamu hasilnya memuaskan, pastikan mobil dikerjakan oleh montir berpengalaman dari bengkel terpercaya. Saat ganti oli dan spare part, pastikan semuanya original bukan barang tiruan. Dengan aplikasi Otoklix kamu bisa mendapatkan rekomendasi bengkel terbaik di sekitarmu. Yuk coba sekarang!

    OtoFriends dapat menghubungi OtoBuddy untuk informasi lebih lanjut terkait layanan servis dan perawatan mobil. Gunakan aplikasi booking servis mobil Otoklix untuk menemukan lokasi bengkel terdekat dari tempat OtoFriends berada.

    Pertanyaan Seputar Tune Up Mobil :


    Biaya tune up mobil mulai dari 300 ribu, tetapi belum termasuk penggantian komponen dan part pada mobil.


    Service dilakukan lebih cepat dan yang dikerjakan lebih sedikit. Sedangkan tune up lebih lama dan yang dikerjakan lebih banyak.


    Tune up mobil direkomendasikan setiap menempuh 100.000 km atau setahun sekali. Tetapi jika mesin sudah tidak enak dan boros, bisa langsung tune up.