Ketika punya mobil, kamu perlu mempelajari beberapa hal dasar tentang otomotif. Salah satunya adalah cara mengganti minyak rem mobil. Kamu bisa mengecek sendiri kondisi rem mobil agar sistem pengereman bekerja dengan baik. Seperti yang kita ketahui, rem berperan penting dalam keselamatan berkendara. 

Yuk, kita bahas tentang cara mengganti minyak rem, kapan dan mengapa harus diganti. 

    Cara Mengganti Minyak Rem Secara Mandiri

    Terkadang sistem pengereman juga bisa mengalami masalah. Biasanya, akar permasalahan tersebut akibat dari kurangnya minyak rem mobil. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengganti minyak rem sendiri di rumah. Cara ini bisa kamu lakukan ketika situasi darurat. 

    1. Parkir di tempat aman

    Langkah pertama adalah memarkir mobil di tempat yang aman serta datar. Apabila mobil diparkir di jalanan dengan permukaan yang tidak rata atau ada perbedaan ketinggian, maka akan menyulitkan proses penggantian minyak rem. 

    2. Kendurkan baut roda

    Langkah kedua dalam cara mengganti minyak rem adalah mengendurkan baut-baut pada roda lalu mobil diangkat menggunakan dongkrak. Bila perlu, kamu juga bisa mengganjalnya dengan jack stand agar lebih aman. Cara mengendurkan baut roda adalah dengan menggunakan alat kunci. 

    3. Lepas seluruh baut

    Berikutnya lepas seluruh baut pada roda lalu copot dan letakkan di sebuah wadah aga rbaut tidak tercecer. Posisikan wadah tersebut di bawah kolong mobil agar lebih mudah mencarinya. 

    4. Buka tutup reservoir

    Selanjutnya, buka kapan mesin dan temukan penutup reservoir pasa wadah minyak rem. Posisi tutup reservoir ini berasa di depan booster rem. 

    5. Masukkan kunci ring

    Langkah berikutnya adalah memasukkan kunci ring dan selang ke nepel beake pada kali pertama rem. Setelah itu hubungkan ke wadah yang sudah disiapkan di bawahnya. 

    6. Putar nepel brake

    Selanjutnya, putar nepel brake. Apabila nepel brake diputar, minyak rem akan mengalir keluar. Oleh sebab itu, sebaiknya letakkan wadah di bawah nepel brake. 

    Injak pedal rem

    Agar proses pengurasan minyak lebih cepat, sebaiknya injak pedal rem berkali-kali secara konstan. Jangan lupa untuk cek volume minyak di dalam wadah ya. 

    7. Perhatikan minyak rem di reservoir

    Jangan sampai minyak rem pada reservoir habis ya. Jika minyak rem pada reservoir habis, udara bisa terjebak masuk ke dalam sistem pengereman dan membuat sistem terganggu. 

    8. Tambahkan minyak rem

    Cara mengganti minyak rem mobil berikutnya tentunya adalah menambah minyak rem ke dalam reservoir. Jangan lupa, injak pedal rem secara konstan dan perlahan. 

    9. Perhatikan warna minyak rem

    Apabila minyak rem pada delang sudah terlihat cerah atau bening, artinya minyak rem sudah terganti baru. Hal ini bisa dilihat ketika minyak sudah mulai masuk ke reservoir.

    10. Tutup nepel brake

    Jika proses penggantian sudah selesai, segera tutup nepel brake menggunakan kunci ring. Selanjutnya, kamu bisa kembali memasang keempat roda dan kencangkan buatnya dengan sempurna.

    Ini dia salah satu tips ketika mengganti minyak rem. Kalau ada bodi mobil yang terkena minyak rem, hal itu bisa membuat cat mobil rusak. Jadi, sebaiknya segera bersihkan bodi mobil dengan cara menyiramnya dengan air. Setelah itu, lap dengan kain bersih.

    Kenapa Harus Ganti Minyak Rem?

    Itu dia cara mengganti minyak rem mobil. Namun, mengapa kita harus mengganti minyak rem? Apa pentingnya? 

    Pentingnya mengganti minyak rem mobil sama seperti mengganti oli mobil. Agar sistem pengereman berjalan lancar sehingga kenyamanan dan keselamatan berkendara lebih terjamin. Tugas minyan rem adalah untuk melumasi kampas rem dan juga cakram pada sistem pengereman mobil. Ketika kampas rem dan cakram bergesekan, minyak rem akan mengurangi panas akibat gesekan tersebut. 

    Selain sebagai penahan gesekan, ada juga fungsi minyak rem lainnya. Yaitu, sebagai penyalur sistem hidrolik. Cairan ini berfungsi mirip dengan oli transmisi pada transmisi otomatis. 

    Minyak rem yang sudah lama tidak diganti tentu tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Apalagi menyangkut sistem pengereman. Bisa terjadi bahaya ketika mengemudi. 

    Mengingat pentingnya fungsi minyak rem ini, maka kualitas dan volumenya wajib selalu dicek dan dijaga. 

    Kapan Harus Ganti Minyak Rem?

    Idealnya, minyak rem harus diganti setiap 20 ribu kilometer. Akan tetapi, hal ini tidak menjadi patokan. Tergantung juga kepada intensitas penggunaan mobil dan bagaimana medan yang dilalui. Apabila mobil sering digunakan selama hampir 24 jam, bahkan melewati jalanan yang naik turun, tentu waktu penggantian minyak rem akan lebih cepat. Sebaiknya diganti setiap 10 kilometer. 

    Selain berdasarkan jarak dan pemakaian, waktu penggantian minyak rem juga bisa dilihat dari perubahan warna minyak. Apabila warna minyak sudah pekat alias tidak bening lagi, artinya minyak rem sudah tidak layak pakai. 

    Suara decitan ketika rem digunakan juga menjadi tanda bahwa minyak rem harus diganti. Biasanya terdengar suara ketika rem diinjak, pedal rem terasa keras, dan pedal rem yang diinjak sudah terasa dalam tetapi mobil masih melaju menjadi tanda-tanda minyak rem harus diganti. 

    Itu dia cara mengganti minyak rem mobil, kenapa harus diganti, serta kapan waktu dan tanda yang tepat untuk mengganti minyak rem. Jangan sepelekan ya. 

    Kalau tidak ada waktu atau malas untuk mengganti sendiri, kamu bisa mencari bengkel terdekat untuk mengganti minyak rem. Umumnya, bengkel umum bisa melakukan pekerjaan ini apa pun merek mobil kamu. 

    Segera cari bengkel terdekat di aplikasi Otoklix. Ada 2.000+ bengkel yang sudah bermitra dengan Otoklix lho. Dapatkan juga harga pelayanan yang bersaing dan ragam promo lainnya!