Berapa biaya balik nama mobil? Biaya balik nama mobil memang berbeda-beda setiap daerah. Namun, biaya balik nama mobil di DKI Jakarta bisa dijadikan patokan. 

Biaya yang perlu dipersiapkan kurang lebih mulai dari Rp1 jutaan. Estimasi tersebut belum belum termasuk pajak kendaraan bila masih memiliki tunggakan. Mari kita simak rincian biayanya di bawah ini.

Rincian Biaya Balik Nama Mobil

Balik nama kendaraan setiap tahunnya tidak memiliki perbedaan biaya yang berarti. Antara biaya balik nama mobil 2021 dengan balik nama mobil 2022 masih sama saja.

Sebab, biaya balik nama telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak. Beberapa biaya yang harus dibayarkan meliputi:

  • Biaya penerbitan STNK baru: Rp200 ribu
  • Biaya penerbitan BPKB baru: Rp375 ribu
  • Baya penerbitan TNKB: Rp100 ribu
  • Biaya cek fisik mobil: Rp25 ribu
  • Biaya surat mutasi: Rp250 ribu
  • Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): 1% dari harga mobil
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ): Rp143 ribu

Selain itu, persiapkan juga biaya administrasi Samsat yang besarnya tergantung dari kebijakan masing-masing Samsat. Namun, umumnya akan dikenakan biaya sebesar Rp75 ribu – Rp100 ribuan.

Jangan lupa dengan biaya pajak kendaraan bermotor (PKB) yang memang harus dikeluarkan setiap tahun. Jumlahnya sendiri bisa sama setiap tahunnya atau bahkan bisa berkurang seiring bertambahnya usia mobil. 

Kalau OtoFriends punya mobil lebih dari satu bakal dikenakan pajak progresif. Besaran pajak progresif adalah persentase tarif pajak dikali dengan nilai jual kendaraan. Misalnya, PKB untuk kepemilikan mobil pertama adalah 2%, mobil kedua 2,5%, mobil keitga 3%, dan seterusnya.

Baca juga: Pajak Progresif: Besaran Tarif, Cara Hitung, hingga Cara Cek Pajak

Simulasi Perhitungan Biaya Balik Nama Mobil

Tak lengkap rasanya jika mengetahui rincian biayanya tanpa mengetahui bagaimana cara menghitung biaya balik nama mobil. Oleh karena itu, OtoKlix hadirkan simulasi perhitungannya sebagai berikut.

Misalnya, OtoFriends yang tinggal di DKI Jakarta ingin melakukan proses balik nama untuk mobil bekas seharga Rp200 juta. Estimasi biaya yang harus dikeluarkan, yaitu:

  • BBNKB: Rp150 juta x 1% =Rp2 juta
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ): Rp143 ribu
  • Biaya administrasi STNK: Rp50 ribu
  • Biaya penerbitan STNK: Rp200 ribu
  • Biaya penerbitan TNKB: Rp100 ribu
  • Biaya penerbitan BPKB: Rp375 ribu
  • Biaya pendaftaran: Rp100 ribu

Jadi, total biaya yang harus kamu keluarkan untuk balik nama mobil adalah Rp2,968 juta. Biaya tersebut nantinya bisa bertambah seiring dengan adanya pajak yang dibebankan. 

Dokumen yang Wajib Dibawa

Supaya tidak bolak-balik saat mengurus balik nama mobil, sebaiknya siapkan dulu dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Umumnya, dokumen yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut:

  • KTP (Kartu Identitas Penduduk) pemilik kendaraan yang baru dan fotokopinya. Bisa siapkan paling tidak 5 lembar fotokopi untuk berjaga-jaga.
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) yang asli dan fotokopi.
  • Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang asli dan fotokopi.
  • Kwitansi asli pembelian mobil bekas & versi fotokopi yang sudah ditandatangani penjual dan pembeli mobil serta dilengkapi materai Rp10.000.
  • Dokumen hasil pengesahan cek fisik kendaraan (dokumen ini bisa dilakukan di kantor Samsat).
  • Surat kuasa balik nama mobil (kalau tidak bisa mengurus sendiri).

Sebaiknya persiapkan dua rangkap atau lebih untuk fotokopi semua dokumen di atas supaya tidak repot bolak-balik ke tempat fotokopi.

Baca juga: Contoh Kwitansi Jual Beli Mobil yang Sah, Jangan Keliru!

Prosedur Balik Nama Mobil

Proses balik nama mobil baru dan bekas sama-sama dilakukan secara dua tahap. Tahap pertama yaitu mengurus di Samsat tempat mobil terdaftar, sementara tahap kedua mengurus di tempat kita berada. 

Tujuannya supaya penerbitan STNK dan BPKB sesuai dengan identitas pemilik mobil yang baru. Kalau tidak bisa mengurus sendiri, balik nama mobil juga bisa diwakilkan.

Sebaiknya, cari dulu informasi terkait peraturan proses balik nama mobil di tempat kita. Sebab, setiap daerah bisa saja punya syarat dan cara yang berbeda-beda termasuk besarnya biaya yang dibutuhkan.

1. Prosedur Balik Nama STNK Mobil

Tahap pertama proses balik nama dilakukan di kantor Samsat daerah domisili tempat mobil kita terdaftar. Ini dia prosesnya:

  1. Mendatangi Samsat di daerah tempat mobil terdaftar.
  2. Mengunjungi loket cek fisik. Di loket ini, kita perlu membayar biaya cek fisik kendaraan. Setelah itu, petugas Samsat bakal mengecek fisik mobil, sampai dengan nomor rangka dan nomor mesin.
  3. Mengunjungi loket pendaftaran balik nama STNK. Kemudian, di sana kita juga akan membayar biaya pendaftaran dan mengisi formulir sesuai informasi yang tertera di STNK.
  4. Serahkan dokumen persyaratan yang sudah dipersiapkan beserta formulir yang sudah diisi ke petugas Samsat untuk proses verifikasi.
  5. Setelah proses verifikasi sukses, kita akan diarahkan ke loket untuk melakukan pembayaran tagihan.
  6. Selanjutnya, kita hanya tinggal menunggu panggilan untuk menerima bukti pembayaran cetak STNK baru yang akan diterbitkan sekitar 3-5 hari kerja. Petugas nantinya memberi tahu kita kapan STNK bisa diambil.

Itu dia proses dan tahapan yang dilakukan di untuk balik nama STNK. Jangan lupa membawa serta bukti pembayaran tagihan sebagai verifikasi akhir saat mengambil STNK sesuai tanggal yang sudah ditentukan.

2. Prosedur Balik Nama BPKB Mobil

Setelah menyelesaikan tahapan balik nama STNK, kita bakal melanjutkan proses ke tahap kedua atau tahap balik nama BPKB. Pada tahap ini, OtoFriends diharuskan mendatangi Polda Setempat sebagai salah satu prosedur balik nama BPKB. Berikut ini prosedur lengkapnya:

  1. Mendatangi Polda setempat dengan membawa dokumen pendukung.
  2. Kita perlu mengambil nomor antrian terlebih dahulu beserta formulir pendaftaran untuk balik nama BPKB mobil.
  3. Setelah semuanya terisi lengkap, serahkan formulir dengan melampirkan fotokopi dokumen yang sudah dipersiapkan ke loket balik nama BPKB. 
  4. Kita akan mendapat tagihan BPKB online yang perlu dilunasi di loket pembayaran.
  5. Petugas kemudian akan memberikan tanda terima sebagai bukti BPKB sudah didaftarkan dan sedang dalam proses balik nama. Simpan bukti pembayaran dan tanda terima tersebut.
  6. Terakhir, datang kembali ke kantor Polda sesuai jadwal yang tertera pada tanda terima untuk pengambilan BPKB.

Ternyata prosesnya cukup panjang dan menguras tenaga. Sebaiknya persiapkan diri untuk berpindah dari satu loket ke loket lain. Jangan segan untuk bertanya kepada petugas Samsat jika merasa kebingungan. 

Kalau tak punya waktu luang, pihak Samsat memberikan kesempatan kepada kita untuk mengurus balik nama mobil melalui perwakilan. Prosedurnya kurang lebih sama dengan mengurusnya sendiri. Hanya saja, orang yang mewakilkan perlu membawa serta surat kuasa bermaterai.

Baca juga: Bikin Surat Kuasa Balik Nama Mobil, Mengurusnya Bisa Diwakilkan

Itu dia informasi tentang biaya balik nama mobil, dokumen yang perlu dipersiapkan, serta proses atau tahapannya. Penting untuk melakukan balik nama kendaraan atau mobil bekas supaya tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Setelah selesai balik nama kendaraan, OtoFriends juga perlu mengatur jadwal servis rutin untuk mobil bekas. Pasalnya, mobil bekas perlu perawatan ekstra jika dibandingkan mobil baru. Kita juga tidak tahu apakah pemilik sebelumnya rajin servis atau tidak.

Jadi, segera atur jadwal servis mobil di bengkel terdekat melalui aplikasi Otoklix!

Pertanyaan Seputar Biaya Balik Nama Mobil

Biaya balik nama mobil memang berbeda-beda di setiap daerah. Namun, biaya balik nama mobil di DKI Jakarta dengan rincian berikut bisa kita jadikan patokan.
Biaya penerbitan STNK baru: Rp200 ribu
Biaya penerbitan BPKB baru: Rp375 ribu
Baya penerbitan TNKB: Rp100 ribu
Biaya cek fisik mobil: Rp25 ribu
Biaya surat mutasi: Rp250 ribu
Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB): 1% dari harga mobil
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas (SWDKLLJ): Rp143 ribu

Prosedur balik nama mobil bisa diwakilkan oleh siapa saja asalkan membawa serta surat kuasa bermaterai yang sudah ditandatangani oleh pemilik.

Dokumen yang harus dibawa serta untuk mengurus balik nama mobil meliputi KTP asli dan fotokopi, BPKB asli dan fotokopi, STNK asli dan fotokopi, kwitansi pembelian, dan dokumen hasil cek fisik.