Sabuk baja CVT jadi bagian penting dari transmisi mobil. Bagi yang belum tahu, CVT adalah sistem transmisi yang banyak digunakan pada mobil matic saat ini. Sistem transmisi CVT memiliki keunggulan dari segi kenyamanan karena terasa lebih lembut saat perpindahan gigi. Hal ini disebabkan karena mobil dengan transmisi CVT hanya mengandalkan rasio puli.

Baca juga: Mobil Transmisi Otomatis, Kenali Cara Kerja dan Jenisnya

Umumnya, sabuk baja CVT memiliki umur cukup panjang dan tahan lama. Namun karena berbagai kondisi, ada beberapa penyebab sabuk baja CVT menjadi mudah rusak. Lantas apa saja penyebabnya? Berikut Otoklix rangkum informasi lengkapnya, berikut dengan cara mencegah dan mengatasi kerusakannya.

Kelebihan dan Kekurangan Transmisi CVT

Sebelum mengetahui penyebab, pencegahan, dan tips perawatan sabuk baja CVT, ada beberapa hal yang perlu OtoFriends ketahui mengenai kelebihan dan kekurangan transmisi CVT mobil matic. 

CVT merupakan singkatan dari Continuously Variable Transmission, yang artinya menggerakkan sistem berdasarkan perubahan gigi rasio. Bekerja dengan teknologi transmisi modern, transmisi CVT ini berbeda dengan transmisi otomatis konvensional. 

Baca juga: Apa Itu Transmisi Mobil Manual dan Otomatis? Kenali Perbedaannya Berikut Ini

Pada transmisi mobil mati CVT, OtoFriends tidak perlu menggunakan RPM tinggi untuk mendapatkan tenaga yang besar. Tidak hanya itu, mobil dengan transmisi CVT ini juga lebih ramah untuk pengendara pemula karena tidak memiliki persneling seperti yang ada pada mobil transmisi manual. OtoFriends hanya cukup mengendalikan pedal gas dan rem, karena pergantian gigi hanya perlu dioperasikan dengan puli. 

Kelebihan lainnya, mobil dengan transmisi CVT tidak memiliki akselerasi yang terlalu tinggi. mobil dengan transmisi CVT ini juga dilengkapi dengan engine brake yang mumpuni sehingga pengereman bisa dilakukan dengan lebih halus.

Namun, ada beberapa kekurangan dari mobil transmisi CVT ini, antara lain:

  1. Harga jual mobil jadi lebih mahal
  2. Butuh perawatan dan servis berkala dengan biaya cukup tinggi. Mengantisipasi masalah kantol jebol untuk servis berkala ini, OtoFriends bisa mengunjungi bengkel rekanan Otoklix, karena harga bisa diketahui di awal booking servis. 
  3. Memiliki susunan mesin yang kompleks dan rumit, sehingga akan sulit jika OtoFriends ingin melakukan perbaikan komponen sendiri di rumah. 
  4. Meski akselerasinya tinggi, namun akselerasi mobil transmisi CVT ini lebih lambat, sehingga meski aman digunakan oleh pemula, pengendara yang sudah mahir berkendara hanya mampu berkendara dengan lambat.

Umur Sabuk Baja CVT

Sekedar informasi, umur sabuk baja CVT umumnya bisa bertahan hingga 5 tahun pemakaian. Namun hal ini tidak bisa dipastikan karena bergantung pada tata cara penggunaan dan perawatan. Segera bawa ke bengkel rekanan Otoklix apabila ada tanda-tanda kerusakan seperti munculnya suara berdecit ketika mobil mulai berjalan dan akselerasi yang tidak maksimal sehingga mobil menjadi semakin lambat. Kedua tanda tersebut menunjukkan bahwa sabuk baja CVT mobil OtoFriends sedang mengalami kerusakan.

Penyebab Sabuk Baja CVT Rusak

Beberapa penyebab sabuk baja CVT alami kerusakan antara lain:

1. Tingkat Kelembaban Tinggi

Penyebab sabuk baja CVT rusak yang pertama adalah adanya tingkat kelembaban yang tinggi. Kelembaban tersebut berisiko meningkatkan keausan pada sabuk baja CVT, alhasil sabuk baja CVT akan berisiko mengalami kerusakan akibat kekurangan presisi.

2. Ada Komponen yang Aus

Selain kekurangan presisi, akan muncul beberapa komponen yang mengalami keausan. Keausan ini akan diperparah jika sabuk baja CVT dalam kondisi yang kotor. Alhasil, ketika sabuk baja CVT OtoFriends bergesekkan, akan ada perubahan rasio gigi transmisi yang jika berlangsung secara terus menerus akan membuat sabuk baja CVT mobil OtoFriends mengalami kerusakan.

3. Salah Menggunakan Oli Transmisi

Penyebab lainnya muncul kerusakan sabuk baja CVT adalah adanya kesalahan dalam menggunakan oli transmisi. Jika ingin memastikan sabuk baja CVT OtoFriends dalam kondisi baik maka pastikan OtoFriends menggunakan oli transmisi khusus mobil CVT yang tepat. Salah menggunakan oli transmisi akan berujung pada kerusakan  sabuk baja CVT serta berbagai komponen-komponen lainnya.

Cara Cegah Kerusakan Sabuk Baja CVT

Sudah tahu berbagai penyebab kerusakan pada sabuk baja CVT, ada beberapa hal yang bisa OtoFriends lakukan untuk mencegah kerusakan sabuk baja CVT terjadi. Pertama, pastikan OtoFriends menggunakan oli transmisi mobil khusus CVT yang tepat. Hal ini akan membantu OtoFriends untuk menjaga kondisi sabuk baja CVT tetap dalam kondisi baik. 

Baca juga: Apa Itu CVT? Simak Perbedaan Transmisi CVT dan AT pada Mobil

Selain itu, pastikan juga ruang mesin mobil OtoFriends tetap dalam kondisi kering. Kondisi ruang mesin yang lembab akan memicu terjadinya keausan komponen. Jangan lupa untuk mengganti komponen ruang mesin dan sabuk baja CVT yang rusak dengan yang baru sehingga kinerja mesin dan sabuk baja OtoFriends tetap terjamin kelancaranya. Ingatlah, satu komponen akan berkaitan dengan komponen lainnya, sehingga apabila satu komponen rusak, maka komponen lainnya akan mengalami kesulitan untuk bekerja maksimal.

Biaya Ganti Sabuk Baja CVT

Segera ganti kerusakan sabuk baja CVT OtoFriends apabila ada tanda-tanda kerusakan seperti munculnya bunyi decitan atau akselerasi mobil lambat. Biaya sabuk CVT biasanya dibanderol mulai dari Rp3 jutaan, namun belum termasuk servis dan perbaikannya. Harga perbaikan tentu bervariasi, tergantung pada tingkat kerusakan dan jenis mobil OtoFriends. Lakukan perbaikan di bengkel tepercaya seperti bengkel rekanan Otoklix, untuk hasil yang maksimal.

Otoklix, Your Trusted Automotive Partner!

OtoFriends dapat menghubungi OtoBuddy untuk informasi lebih lanjut terkait layanan servis dan perawatan mobil. Gunakan aplikasi booking servis mobil Otoklix untuk menemukan lokasi bengkel terdekat dari tempat OtoFriends berada.

Pertanyaan Seputar Sabuk Baja CVT

Harga sabuk baja CVT biasanya dibanderol mulai dari Rp3 jutaan.


Biaya sabuk CVT biasanya dibanderol mulai dari Rp3 jutaan, namun belum termasuk servis dan perbaikannya. Harga perbaikan tentu bervariasi, tergantung pada tingkat kerusakan dan jenis mobil OtoFriends.


Umur sabuk baja CVT umumnya bisa bertahan hingga 5 tahun pemakaian. Namun hal ini tidak bisa dipastikan karena bergantung pada tata cara penggunaan dan perawatan.