bengkel ganti oli mobil

Bengkel Ganti Oli Mobil Terdekat: Rekomendasi & Jenis Oli

Sebagai pemilik mobil, kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah ganti oli. Ganti oli ini biasanya dilakukan kelipatan jarak tempuh 5.000 km atau jika kendaraan sudah dipakai selama 6 bulan.

Kamu bisa melakukan penggantian oli sendiri di rumah atau membawanya ke bengkel ganti oli mobil terdekat. Jika kamu tidak mau repot, kamu bisa bawa saja ke bengkel ganti oli mobil. Perbedaan harganya tidak banyak.

Rekomendasi Bengkel Ganti Oli Mobil Terdekat

Berikut ini daftar bengkel ganti oli mobil terdekat buat kamu yang berdomisili di Jabodetabek yang bisa kamu datangi. Bengkel ini telah direkomendasikan karena memiliki kualitas yang baik dan pilihan oli yang lengkap.

1. Butik Oli Mobil

Alamat: 

Jl.Boulevard Artha Gading Blok A7A No.1, RT.18/RW.8, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

2. Dunia Oli

Alamat:

Jl. Meruya Ilir Raya No.1A, RT.1/RW.1, Srengseng, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11630

3. Waroeng Oli

Alamat:

Pasar Mobil Kemayoran Blok C No. 1, Jl. Industri Raya, RW.10, Kemayoran, Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10620

4. Bright Olimart

Alamat:
Jl. Abdul Muis No.68, RT.4/RW.3, Petojo Sel., Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10160

5. Merdeka Motor Olimart

Alamat:

Jl. Kemanggisan Utama Raya No.16, RT.7/RW.8, Kemanggisan, Kec. Palmerah, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11480

6. Supermarket Oli

Alamat:

Jalan Meruya Ilir raya no 20A Kebon Jeruk, RT.11/RW.6, Meruya Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11620

Ingin booking servis ganti oli mobil kamu di bengkel di atas atau bengkel lainnya? Kamu bisa booking via Otoklix ya.

Sebagai informasi tambahan, kamu bisa pelajari dulu jenis-jenis oli mobil yang ada di pasaran. Dengan begitu, kamu tahu mana oli yang tepat untuk kendaraanmu.

Jenis-jenis Oli Mobil

Berikut beberapa jenis oli mobil yang perlu kamu ketahui:

1. Oli mesin

Seperti namanya, oli mesin digunakan sebagai pelumas mesin. Tidak hanya itu oli mesin juga berfungsi untuk mengurangi gesekan dan mendinginkan mesin. Oli mesin dibagi menjadi beberapa jenis: oli mineral, oli semi sintetis, dan oli sintetis.

Pertama, oli mineral. Oli mineral berasal dari perut bumi. Oli mineral ini memiliki harga yang paling murah dibandingkan dua jenis lainnya. Oli ini biasanya dipakai untuk mesin kerja berat seperti diesel.

Kedua, oli semi sintetis. Oli ini disusun dari bahan alami dan campuran bahan additive dan viscosity index. Biasanya mobil penumpang yang memiliki mesin sedang menggunakan oli jenis ini karena tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam.

Terakhir, oli sintetis. Oli ini dibuat dari sepenuhnya bahan buatan. Oleh karena itu karakter dan kualitas oli bisa diatur sesuai keinginan. Namun, oli sintetis memiliki harga yang mahal. Sehingga biasanya yang menggunakan oli ini adalah pemilik mobil modern dan mobil sport.

2. Oli transmisi

Jika oli mesin berfungsi sebagai pelumas mesin, maka oli transmisi berada pada sistem transmisi. Oli transmisi berfungsi untuk memperlancar proses ganti gigi.

Oli transmisi yang digunakan untuk mobil manual dan mobil matic berbeda. Oli transmisi pada mobil manual menggunakan bahan alami dengan kekentalan di atas SAE 40. Sementara itu, untuk mobil matic menggunakan Automatic Transmission Fluid (ATF).

Oli transmisi pada mobil matic tidak perlu cepat diganti seperti mobil manual. Jika mobil manual harus mengganti oli saat jarak tempuh 10.000 km, maka mobil matic bisa melakukan penggantian oli di bengkel ganti oli mobil ketika mencapai 20.000 km.

3. Oli gardan

Oli gardan berfungsi untuk menghubungkan transmisi ke gardan agar lancar. Gardan adalah komponen yang berfungsi pada gerakan putar antara poros ban kiri dan kanan kendaraan saat belok. Ketika kamu mendengar dengung ketika mobil berjalan itu artinya oli gardan berkurang dan berubah encer.

Kamu bisa melakukan penggantian oli gardan di bengkel ganti oli mobil seperti saat mengganti oli transmisi, yaitu pada 10.000 km.

4. Oli rem

Oli rem ini sering disebut juga minyak rem. Oli rem berfungsi untuk menyalurkan tenaga tekan pada pedal ke kaliper rem. Minyak rem terbuat dari bahan sintetis dengan tingkat kekentalan rendah.

Penggantian minyak dilakukan jika warna oli mengalami perubahan. Kamu bisa juga dilakukan penggantian ketika jarak telah menempuh kurang lebih 30.000 kilometer.

5. Oli power steering

Oli power steering ini berfungsi dalam melancarkan kemudi. Oli power steering normalnya berwarna oranye atau sedikit merah muda. Jika warna berubah hitam atau cokelat, kamu bisa segera membawanya ke bengkel ganti oli mobil karena ada kemungkinan telah terjadi kontaminasi.

Mengapa Harus Ganti Oli?

Oli mobil yang sudah kotor atau mengental bisa menyebabkan gerak komponen bekerja ekstra loh, bahkan bisa menyebabkan panas berlebih atau overheat di ruang mesin. Jika suhu ruang mesin terlalu panas, maka komponen yang berada di dalam mesin bisa meleleh.

Nah, oli berfungsi juga sebagai peredam panas suhu mesin.

Komponen yang rusak tentunya akan membuat bujet perawatan mobil kamu jadi bengkak. Jadi lebih baik lakukan ganti oli secara rutin, hanya mengeluarkan Rp300–400 ribuan saja.

Untuk melakukan booking di bengkel ganti oli mobil di atas, kamu bisa instal Otoklix.Otoklix merupakan aplikasi booking servis mobil yang telah bekerja sama dengan 1.000+ bengkel umum se-Jabodetabek. Yuk, jadwalkan servis mobil kamu melalui Otoklix!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *