Siapa yang tak ingin mobilnya selalu tampil bersih, terawat, dan berkilau? Tidak hanya body mobil saja, ban mobil pun pasti tak luput dari perhatian. 

Berbicara soal ban mobil, ada banyak jenis perawatan yang bisa diberikan demi tampilan yang stand out. Salah satunya dengan cara memberikan semir. 

Namun, semir ban mobil ada banyak macamnya dan berbeda-beda pula peruntukannya. Untuk itu, ada baiknya Anda mengenal dulu macam-macam jenis semir, agar Anda tak salah pilih.

Sebelum itu, mari memahami dulu manfaat dari penggunaan semir selain untuk memberi kesan terawat pada ban mobil Anda. Berikut pembahasan selengkapnya:

Perlukah ban mobil disemir?

Pada umumnya kegiatan menyemir ban mobil ditujukan untuk menjaga tampilan ban mobil agar tetap kinclong alias tampak terawat. Namun ternyata menyemir bisa membawa cukup banyak manfaat untuk ban mobil. 

Mengutip Consumer Reports, beberapa produk semir bisa melindungi ban mobil dari bahaya polusi udara, hingga sinar UV. Semir diyakini bisa menjaga ban mobil tidak mudah rusak, dan warna aslinya bakal awet. 

Jadi, Kamu tidak perlu sering-sering ganti ban mobil. Mengganti ban terlalu sering tidak hanya bikin boros, tapi juga tidak baik untuk lingkungan. 

Perlu diingat, manfaat tersebut baru bisa terasa bila Kamu memilih semir ban mobil yang tepat. Asal-asalan dalam memilih semir bukannya bikin ban awet, malah cepat rusak, dan berbahaya pula bagi lingkungan. Cairan semir ban mobil yang dibiarkan tumpah ke saluran air, seperti got depan rumah dsb, bisa mencemarkan lingkungan, begitu bunyi laporan TruckTrend.

Untuk itu, penting sekali selektif dalam memilih semir. Pilih semir dengan formulasi yang bisa melindungi ban mobil Kamu sekaligus ramah lingkungan. Namun, jangan lupa pelajari juga cara mengaplikasikan hingga merawat ban mobil pasca disemir agar awet dan tidak mencemarkan lingkungan. 

Sebelum itu, kenali dulu jenis-jenis semir ban mobil berikut beserta kelebihan masing-masing. 

Macam-macam jenis semir ban mobil 

Ada tiga jenis semir ban mobil yakni semir ban berbahan dasar air, berbahan dasar silikon, dan berbahan dasar silikon dioksida (SiO2). Ketiganya sama-sama bisa membantu melindungi ban mobil dari radiasi UV yang berbahaya bila diaplikasikan dengan benar.

Namun, ketiganya punya kelebihan masing-masing. Simak agar Kamu bisa memilih semir ban mana yang cocok:

1. Semir ban berbahan dasar air 
Kelebihan semir ban berbahan dasar air:

  • Semir ban berbahan dasar air biasanya tidak beracun. Jadi, saat mengaplikasikannya, Kamu tidak perlu was-was kalau cairan semir tersebut mengenai kulit atau pakaianmu.
  • Semir berbahan dasar air juga tidak merusak lingkungan. Semir, berbahan dasar air juga tidak akan merusak pengerjaan cat jika ada yang disemprotkan ke bodi mobil.
  • Semir ban berbahan dasar air juga anti lengket, sehingga mudah dibersihkan, jadi tidak perlu khawatir bakal ada residu semir yang menempel pada dinding samping ban, saat salah semprot.
  • Semir berbahan dasar air juga bisa dipakai berlapis-lapis untuk kasus ban yang warnanya sudah sangat pudar, misalnya. Hasilnya bakal tetap mulus.

Di samping kelebihan-kelebihan tersebut, semir berbahan dasar air juga punya kekurangan yakni kurang tahan lama dibanding jenis semir lainnya. 

2. Semir ban berbahan dasar solvent
Kelebihan semir ban berbahan dasar solvent atau pelarut meliputi:

  • Lebih tahan lama dibanding semir berbahan dasar air
  • Lebih berkilau dan menghasilkan wet-finished pada permukaan ban

Semir berbahan dasar pelarut ini tidak disarankan dipakai untuk pemakaian dalam jangka waktu yang panjang. Lantaran formulasinya bisa membuat karet ban kering, lama-lama bisa merusak permukaan ban menjadi getas bahkan retak.

3. Semir ban berbahan dasar SiO2
Semir ini masih terbilang baru di pasar otomotif. Berikut kelebihannya:

  • Tidak mudah luntur bahkan disebut-sebut bisa bertahan hingga 5 kali pencucian mobil
  • Warna ban tampak lebih cerah dan memberi efek satin-finished 
  • Menembus ke dalam struktur karet ban sehingga efek semirnya (warna dsb) tahan dalam waktu yang lama

Adapun untuk kekurangannya adalah harganya lebih mahal dari jenis semir lainnya.

Selain itu, ada jenis semir lainnya yakni semir ban spray, semir ban foam, dan semir ban gel. Namun, bahan dasarnya pasti ada di antara ketiga bahan dasar di atas.

Rekomendasi semir ban mobil

Sekarang mungkin kamu bertanya-tanya, mana semir yang paling cocok untuk ban mobilmu. Jawabannya tentu tergantung kebutuhanmu saat ini. Namun, bila kamu sudah tahu mana yang cocok untuk ban mu, berikut rekomendasi merk semir ban yang bisa dipilih:

  1. Kit Black Magic Tire Gel
    Merek satu ini pasti sudah tak asing lagi dan mudah ditemukan di mana-mana. Harganya pun cukup terjangkau. 

    Kandungan utamanya adalah silikon berbahan dasar air. Meski begitu, dalam klaim promosinya, merek satu ini punya formula unik yang tahan air untuk menjaga warna ban mobil tetap hitam, mengkilap bahkan setelah mobil dicuci atau terkena air hujan. Sekaligus aman untuk segala jenis velg (wheel) dan penutup roda. 

  2. Ikori Semir Ban
    Semir ban satu ini berbahan dasar silikon solvent. Klaimnya, semir ban mobil bisa membuat warna ban hitam pekat dan wet look, serta bisa bertahan sampai 2 minggu lebih. 

    Teksturnya tidak terlalu kental maupun encer, jadi mudah diaplikasikan ke ban. Bila terkena air juga tidak mudah luntur, sifatnya seperti air di daun talas. 

    Selain itu, merek ini hadir dengan ukuran yang sangat besar yakni hingga 1 liter, namun harganya sangat terjangkau. Jadi, bisa dipakai dalam jangka waktu yang panjang.

  3. 3M Tire Restorer
    Merek ini juga rasanya sudah tak asing lagi di masyarakat Indonesia. Semir ini juga berbahan dasar air, dan cocok untuk yang mencari hasil wet-look pada ban mobilnya. Kelebihan semir ini, kandungannya diformulasikan khusus untuk menjaga elastisitas ban mobil. Jadi, ban mobil tidak mudah retak! Kurangnya, dari segi harga yang sedikit lebih mahal dari kedua merek sebelumnya.

  4. Sabusa Semir Ban
    Semir ini juga berbahan dasar air. Klaimnya menjamin kandungan di dalam semir tersebut tidak akan merusak ban mobil. Kelebihannya, semir ini tidak lengket saat digunakan, memberikan hasil super kinclong, dan bisa diaplikasikan untuk interior mobil.

  5. Meguiar’s Endurance High Gloss Tire Gel
    Merek satu ini juga berbahan dasar air dan bisa dibilang yang terbaik dari merek lainnya. Harganya pun sangat mahal dibanding yang lain, karena ada kandungan polimer juga di dalamnya. 

    Namun, tenang saja, ada harga ada kualitas. Semir ban ini mampu memberikan proteksi tahan lama hingga berminggu-minggu. 

  6. Epic SiO2 Ceramic Tire Shine
    Epic SiO2 Ceramic Tire Shine ini lebih mahal lagi. Namun, karena punya daya tahan yang lebih lama lagi dibanding merek-merek lain, jadi satu botolnya bisa dipakai dalam jangka waktu panjang.

    Semir ban ini tentu berbahan dasar SiO2 ceramic yang memang kelebihannya lebih awet daripada bahan dasar semir lainnya. Semir ini mudah kering, tidak mudah debuan, tidak minyakan, dan mudah dibersihkan. Untuk hasil finishnya sedikit glossy, tidak semengkilap solvent atau semir berbahan dasar air. 

  7. Merek semir ban lain yang berbahan dasar SiO2 yang lebih terjangkau ada Mckees 37 Tire Shine SiO2 Enhanced 100 ml. Kekurangan kedua merek ini ya lebih sulit dicari, harus beli secara online dulu, namun untuk merek Epic tersedia juga di toko offline, tapi tak semua toko menjual produk tersebut.

Cara memakai semir ban mobil dan tips biar awet

Usai mendapatkan jenis dan merek semir yang cocok dengan kebutuhan ban mobil kamu, saatnya mempelajari cara memakai semir yang tepat dan tips biar ban tetap awet. Yuk, simak sampai habis ya!

  1. Gunakan aplikator
    Cara menyemir yang baik tentu harus dibantu dengan aplikator bukan pakai tangan (meski sudah pakai handscoon). Akan tetapi, aplikatornya pun tidak boleh sembarang. 

    Aplikator yang terbaik, terutama untuk semir yang disemprot atau semir spray adalah yang berbahan busa microfiber atau handuk terry. Jadi, semprotkan atau tuangkan semir ke aplikator terlebih dahulu, baru oleskan ke permukaan samping ban mobil.

    Trik ini akan membuat kilau ban lebih merata, dan menghindarkan kesalahan aplikasi semir agar tidak mengenai rotor rem, cakram, bantalan, dan bagian lain yang tidak diinginkan. 

  2. Pastikan permukaan ban kering sebelum disemir
    Sesaat setelah mencuci mobil, pastikan mobil harus kering sepenuhnya dulu sebelum disemir. Terutama ban mobil dan sekitarnya. Keringkan permukaan ban, pinggir-pinggir ban, dan bagian apapun yang dekat dengan ban menggunakan busa microfiber bersih atau handuk. 

  3. Hindari menyemir tapak ban mobil
    Meskipun boleh saja menyemir seluruh ban mobil, tapi jangan sampai ke tapaknya juga ya. Karena itu sia-sia saja, begitu mobil dikemudikan, bukan hanya langsung kotor, tapi juga bisa membahayakan. Menyemir tapak ban mobil bisa mengurangi traksi secara signifikan yang dapat menyebabkan kecelakaan.

  4. Jangan tergesa-gesa
    Sesibuk apapun kamu, upayakan jangan tergesa-gesa saat menyemir ban mobil. Kalau bisa semir ban mobil saat kamu libur saja (jangan di pagi hari sebelum berangkat kerja, nanti telat! hehe). 

    Alasannya sangat jelas, kalau kamu terburu-buru sudah pasti hasilnya berantakan. Bukannya tampil terawat, ban mobil kamu akan terlihat kotor dan tak enak dipandang. Jadi, luangkan waktu kamu dan telitilah saat mengaplikasikan semir.

  5. Rutin membersihkan ban mobil
    Memakai semir memang dapat membantu melindungi ban mobil dari paparan sinar UV dan kontaminan lainnya, tetapi itu hanya bertahan sementara. Untuk efek maksimal, rajin-rajinnya membersihkan ban mobil, kapanpun kamu sempat. 

    Apalagi sehabis perjalanan ekstrim atau dari jalanan yang berdebu, berlumut, dan lainnya. Jangan biarkan kotoran-kotoran tersebut berlama-lama menempel di ban mobil kamu, segera bersihkan bila sempat.
      
  6. Periksa ban sebulan sekali
    Tahukah kamu bahwa ketika suhu naik atau turun 10 derajat, tekanan angin pada ban juga bakal ikut berubah. Nah, ini merupakan salah satu penyebab ban cepat aus. Untuk menghindari hal tersebut, periksalah ban mobilmu sebulan sekali.

    Pemeriksaan ban yang dimaksud meliputi pemeriksaan pada tekanan angin pada ban, dan juga permukaan ban. Perhatikan, apakah ada keretakan, sobekan pada karet, gelembung, atau tanda-tanda kerusakan lainnya. Pemeriksaan akhir termasuk meninjau tapak dalam dan luar – untuk tanda-tanda keausan ban yang tidak merata.

    Untuk pemeriksaan rutin bisa mengandalkan jasa servis di bengkel-bengkel umum terdekat. Sekarang, kamu bisa booking jasa servis ban dengan mudah lewat telepon genggam saja. 

    Tinggal download aplikasi Otoklix dan registrasi sebentar, kamu langsung bisa melakukan booking servis sesuai kebutuhanmu. 

Nah, demikianlah sedikit informasi seputar semir ban mobil. Sudah menentukan semir yang cocok untuk ban mobilmu? Share dan review hasilnya di kolom komentar ya!