Mesin mobil diesel sangat terkenal dengan penggunaan bahan bakarnya yang jauh lebih efisien. Hal tersebut tentunya tak lepas komponen mesin mobil diesel itu sendiri. Mesin ini biasanya digunakan untuk kendaraan besar seperti truk dan bus, tapi mobil biasanya seperti Toyota All Innova pun juga menggunakan mesin diesel sebagai sumber bahan bakarnya. 

Perbedaan utama mesin mobil diesel dengan bensin terletak pada sifat mesin diesel yang mempunyai kompresi tinggi. Hal inilah yang membuat ketahanan mesin diesel jauh lebih optimal. Namun, di samping itu, cara kerja kedua mesin ini pun juga sangat berbeda.

Komponen Mesin Mobil Diesel

Untuk tahu lebih lanjut tentang komponen mesin mobil diesel, kami telah mengulasnya pada penjelasan di bawah ini yang juga dilengkapi dengan fungsi masing-masing bagiannya. Berikut penjelasan lengkapnya. 

Ruang Bakar

Ruang bakar adalah tempat berlangsungnya proses pencampuran bahan bakar dan udara yang sudah dikompresi nozzle. Ada beberapa tipe ruang bakar yang biasanya digunakan, seperti ruang bakar kamar pusaran, ruang bakar depan, dan ruang bakar langsung. 

Cylinder Block

Ini adalah bagian mesin diesel yang bentuknya paling besar dan terbuat dari besi tulang yang memiliki presisi tinggi. Fungsi blok silinder adalah untuk meletakkan komponen mesin yang dapat mendukung proses kerja mesin diesel. 

Di dalam bagian ini, ada lagi komponen yang namanya water jacket berbentuk lubang dalam blok silinder. Tugasnya adalah membantu proses pendinginan mesin supaya bekerja lebih optimal. 

Connecting Rod

Connection rod adalah batang torak yang terbuat dari material kokoh dan tahan panas. Fungsinya adalah sebagai penghubung torak dengan poros engkol. Lebih khususnya, fungsi batang torak ini yaitu mengubah momen bolak-balik pada piston menjadi momen putar pada poros engkol. 

Flywheel

Roda penerus atau flywheel adalah komponen mesin yang bermaterial baja yang kokoh dan kuat. Bentuk dari roda penerus ini sederhana dan fungsinya sebagai penghubung bagian poros engkol. 

Flywheel juga berperan sebagai alat perata putaran pada bagian poros engkol yang berubah-ubah. Hal ini disebabkan ada nya tingkat pembakaran di ruang kerja. Umumnya, proses tersebut terus berlangsung setiap satu kali putaran pada poros engkol. 

Piston

Piston, juga dikenal sebagai torak adalah komponen penting dalam sistem kerja mesin diesel. Fungsinya yaitu sebagai penerima tekanan dari hasil pembakaran yang sedang terjadi maupun sedang berlangsung di ruang bakar. 

Torak ini bekerja dengan bergerak naik turun. Nah, saat prosesnya terjadi, tekanan tersebut digunakan untuk memutar crank shaft (poros engkol) dengan batang piston. 

Valve

Klep atau valve berbentuk payung dengan ujung bagian atasnya melebar dan batang lurusnya tegak. Komponen ini terbuat dari bahan yang tahan panas tinggi. Hal ini dikarenakan, ia akan berhadapan langsung dengan proses pembakaran di ruang bakar. Dimana, fungsinya yaitu memasukkan dan mengendorkan gas dari hasil pembakaran. 

Timing Gear

Bentuk timing gear tak jauh dari namanya, yaitu menyerupai roda gigi pada umumnya. Tanpa adanya timing gear atau gigi timing ini, maka mesin diesel tak dapat bekerja sebagaimana mestinya. 

Gigi timing berfungsi sebagai pengatur proses penginjeksian campuran bahan bakar dengan udara. Di samping itu, komponen ini juga berguna sebagai pengatur pembukaan dan penutupan klep secara pas. 

Camshaft

Camshaft adalah alat yang berfungsi untuk membuka dan menutup katup yang mana paling pas dengan waktu atau timing pengapiannya. Namun, poros nok (camshaft) berfungsi juga sebagai poros distribusi. 

Komponen ini didesain dengan bentuk menyerupai elips. Dengan desain tersebut, diharapkan akan memudahkan serta membantu proses peningkatan efisiensi selama bekerja nanti. 

Governor

Governor adalah alat pengatur yang menjaga mesin supaya tetap pada kecepatan tertentu sesuai kebutuhan mesin. Komponen terus akan membuat mesin terus berputar dengan kecepatan yang telah diatur. Governor mengontrol proses pergerakan yang tak bergantung terhadap perubahan beban maksimum mesin diesel tersebut. 

Crank Shaft

Crank shaft atau poros engkol berfungsi sebagai alat untuk mengubah gerak naik dan turun pada piston. Gerak tersebut berguna untuk memutar dan menggerakkan roda penerus atau flywheel. Cara kerja crank shaft cukup mudah, karena ia hanya berputar di bagian bawa blok silinder saja. Lalu, akan terhubung langsung dengan piston.

Crank Pin

Crank pin atau pena torak adalah komponen mesin mobil diesel yang menghubungkan piston dengan batang piston. Pena torak ini didesain berlubang di bagian dalamnya. Lubang ini berguna untuk mengurangi berat pada crank pin tersebut. 

Jurnal Bearing

Jurnal bearing yang dikenal juga sebagai bantalan jurnal dibuat dari dua lapisan yaitu baja lunak dan metal. Struktur bantalan ini didesain dengan bentuk berlubang dan beralur. Fungsi komponen ini yaitu sebagai alat untuk membantu oli masuk ke bagian dalam cylinder block

Piston Ring

Piston ring atau ring torak memiliki peran penting untuk memproses pergerakan pada mesin mobil diesel. Ini dikarenakan piston ring menjadi alat untuk mencegah kebocoran kompresi serta gas pembakarannya. Di samping itu, komponen tersebut berguna sebagai alat yang dapat menyalurkan sebagian panas dari torak lewat dinding silinder.

Komponen mesin mobil diesel harus selalu dijaga dan diservis secara berkala untuk menjaga kondisinya agar selalu prima. Terlebih, jika kamu menggunakan mobil untuk mobilitas yang cukup tinggi. Kamu bisa percayakan servisnya pada bengkel mobil terpercaya dari  Otoklix yang telah melayani ribuan masalah pada mesin mobil.