Umumnya demo BBM terjadi disebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Seluruh lapisan masyarakat mulai dari mahasiswa, driver ojek online hingga buruh mulai turun ke jalan untuk menyuarakan aspirasinya atas kenaikan harga BBM tersebut.

Di akhir tahun 2022 kemarin pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi yakni pertalite dan solar. Sedangkan baru-baru ini di awal bulan September 2023 pemerintah menaikkan harga BBM non-subsidi.

Sejumlah demo terjadi di beberapa titik di Indonesia sejak tahun 2022. Berikut ini artikel Blog Otoklix mengenai riwayat demo BBM yang terjadi sepanjang 2022-2023 dan dampak kenaikan harga BBM.

Baca juga: Update Harga BBM September 2023, Banyak Yang Naik!

Riwayat Demo BBM 2022-2023

Naiknya harga BBM bersubsidi dan non-subsidi ini menimbulkan demo di sejumlah wilayah antara lain Jakarta, Yogyakarta, Medan, Kalimantan Timur hingga Aceh.

1. Demo Jakarta, September 2022

Pada tanggal 12 September 2022 terjadi aksi demonstrasi dilakukan oleh massa PA 212 dan massa buruh, kemudian dilanjut kembali di tanggal 13 September 2022 yang dilaksanakan oleh Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) bersama mahasiswa. 

Kedua demo tersebut terjadi di lokasi yang sama yakni di Patung Arjuna Wiwaha atau lebih dikenal dengan Patung Kuda. Lokasi Patung Kuda tersebut merupakan akses termudah menuju Istana Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara.

Aksi demo tersebut menuntut 5 poin, beberapa di antaranya menuntut kenaikan harga BBM, kenaikan harga kebutuhan pokok, menolak dan mencabut Omnibus Law Cipta Kerja.

2. Demo DIY, September 2022

Demo BBM di Yogyakarta terjadi, tepatnya pada tanggal 7 dan 12 September 2022. Demo diselenggarakan oleh Forum Ojol Yogyakarta. Massa demonstrasi terjadi di sekitar Gedung DPRD DIY, Kota Yogyakarta dengan tuntutan menolak kenaikan harga BBM dan menuntut pembentukan hukum bagi para ojek online.

3. Demo Medan, September 2022

Di Medan juga terjadi demo BBM yang terjadi selama 2 hari, di tanggal 12 dan 13 September 2023. Demo tanggal 12 dilakukan oleh Aksi Bela Rakyat sedangkan di tanggal 13 dilakukan oleh paguyuban pengemudi ojek online.

Kedua demonstrasi tersebut terjadi dengan tuntutan yang sama yakni menolak kenaikan harga BBM. Demonstrasi terjadi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

4. Demo Makassar, September 2022

Demo tolak kenaikan harga BBM terjadi di Makassar tanggal 13 September 2022 di depan kantor PT Pertamina Regional Sulawesi. Aksi demonstrasi tersebut dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Makassar, Sulawesi Selatan.

5. Demo Kalimantan Timur, September 2022

Aliansi Masyarakat Kaltim Membara (AMKM) menggelar demo sebanyak 2 kali pada tanggal 6 dan 13 September 2022. Demo yang diselenggarakan pada 6 September 20222 terjadi untuk menuntut kenaikan harga BBM pertalite hingga solar serta mengkritik kinerja BPH Migas yang dianggap buruk.

Pasalnya Kalimantan Timur yang ditunjuk sebagai ibu kota negara baru nantinya adalah salah satu provinsi penghasil minyak terbesar dan memiliki kontribusi cukup vital bagi pemerintah pusat. 

Akan tetapi, yang terjadi justru kelangkaan minyak khususnya solar malah sering terjadi di Kalimantan Timur. Hal tersebut sangat menyulitkan masyarakat khususnya sopir kendaraan.

Seminggu kemudian di tanggal 13 September 2022 aliansi mahasiswa tersebut kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan gerbang DPRD Kalimantan Timur dengan tuntutan yang sama.

Baca juga: Ketok Palu! Ini Harga BBM Shell Per September 2023

6. Demo Aceh, September 2022

Di Aceh, demo menolak kenaikan harga BBM terjadi di Kabupaten Aceh Barat pada tanggal 12 September 2022. Aksi demo tersebut ricuh sebab terjadi gesekan saat massa aksi yang berjalan menuju kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota dicegah oleh aparat di tengah jalan sehingga terjadi gesekan dan penembakan gas air mata.

7. Demo Surabaya, September 2022

Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi demo pada tanggal 8 September 2022 di depan Balai Kota Surabaya. Aksi demonstrasi tersebut menuntut kenaikan harga BBM yang dinilai memiliki efek buruk terhadap perekonomian masyarakat di Surabaya.

8. Demo Buruh, Juni 2023

Di pertengahan tahun 2023, tepatnya di bulan Juni 2023, sebanyak 10 ribu buruh yang tergabung dalam Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menggelar aksi demo untuk menolak kenaikan harga BBM.

MPBI merupakan organisasi kumpulan para buruh yang terdiri dari KSBSI, KSPI, KSPSI, dan Federasi SP lainnya. 

Adapun tuntutan para demonstran tersebut antara lain menolak kenaikan harga BBM, mengkritik kegagalan pemerintah dalam mengelola keuangan negara, mengkritik kegagalan pemerintah dalam mengelola kebijakan energi, menolak bantuan langsung sementara (BLSM) dan mengutarakan pendapat bahwa terindikasi adanya kepentingan politik dalam penyaluran BLSM.

9. Demo Malang, September 2023

Belum lama ini telah terjadi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan driver ojek online dan driver angkutan online yang tergabung dalam Malang Online Bersatu (MOB). Aksi demonstrasi terjadi pada tanggal 18 September 2023 di sekitar Balaikota Kota Malang.

Beberapa hari sebelumnya, aksi demo telah terjadi di sekitar Patung Singa atau bagian barat dari Stasiun Kereta Api Kota Baru.

Aksi demo tersebut menuntut kenaikan tarif dasar angkutan online, keputusan klub Jatim yang akan diterapkan aplikator, dan penegakan payung hukum bagi para driver dan ojek transportasi online.

Pada poin kenaikan tarif dasar angkutan online, para demonstran menelaah besaran tarif dasar yang terlalu murah di tengah beban perekonomian masyarakat atas kenaikan harga BBM.

Baca juga: Shell Super vs Pertamax, Mana yang Terbaik?

Dampak Kenaikan Harga BBM

Berdasarkan riwayat demo bahan bakar minyak (BBM) tersebut fokus tuntutan yang diajukan masyarakat adalah kenaikan harga BBM yang terjadi secara berkala beberapa tahun belakangan ini. Kenapa penting mempertimbangkan dampak kenaikan harga BBM bagi masyarakat?

1. Penyesuaian Harga Kebutuhan dan Biaya Hidup

Sudah bukan rahasia lagi saat harga BBM telah ditetapkan naik, apalagi harga BBM bersubsidi, akan selalu diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan lainnya sehingga meningkatkan beban biaya hidup sehari-hari.

2. Penurunan Daya Beli Masyarakat

Umumnya kenaikan harga BBM sejalan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Meningkatnya harga-harga tersebut justru dapat menurunkan daya beli masyarakat sehingga timbulnya gejolak dan inflasi perekonomian di Indonesia.

3. Penyebab Inflasi

Inflasi merupakan kondisi di mana kenaikan harga barang dan jasa yang terjadi secara berkala sedangkan nilai mata uangnya terus mengalami penurunan. Bila kondisi tersebut sulit dikendalikan maka dengan mudah memicu penurunan daya beli masyarakat.

Pasalnya kenaikan harga BBM memicu inflasi dikarenakan konsumsi BBM bersubsidi seperti pertalite dan solar lebih dari 70%.

Dampak terparahnya dalam jangka panjang, bila kondisi inflasi ini terus terjadi maka bukan tidak mungkin perekonomian di Indonesia menuju ke arah stagflasi, kondisi di mana pertumbuhan perekonomian menurun sedangkan tingkat pengangguran semakin tinggi.

4. Pelemahan Usaha-Usaha Kecil dan Menengah (UMKM)

Seluruh jenis usaha, termasuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) membutuhkan biaya operasional bisnis dan produksi. Saat kenaikan harga BBM maka akan berdampak langsung pada peningkatan biaya operasional dan produksi.

Harga bahan baku semakin tinggi sejalan dengan biaya operasional bisnis yang semakin membengkak. Kenaikan harga tersebut sulit dihindari namun sulit juga untuk membebankannya kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jual produk atau jasa.

Sedangkan di sisi lain, sebagai konsumen tentu kita akan membeli produk atau jasa dengan penawaran harga semurah mungkin.

5. Peningkatan Angka Pengangguran dan Kemiskinan

Dampak yang terakhir atas kenaikan harga BBM yakni meningkatnya pengangguran dan kemiskinan. 

Para pengusaha mulai mempertimbangkan efisiensi karyawan untuk mengurangi biaya operasional perusahaan. Karenanya gak heran saat kenaikan harga BBM terjadi, banyak para pengusaha melakukan efisiensi karyawan. 

Tindak PHK sulit terhindarkan sehingga terciptanya angka kemiskinan yang semakin tinggi.

Demikianlah informasi tentang demo BBM yang terjadi selama periode 2022 – 2023. Meski kenaikan harga BBM sulit terhindarkan, kita tetap perlu menggunakan BBM sesuai nilai oktan yang dianjurkan.

Hal tersebut penting dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan mesin mobil. Selain itu, rutin melakukan perawatan mobil secara berkala juga turut menghemat biaya operasional kendaraan.

Mengapa demikian? Sebab melalui servis mobil rutin secara berkala, kita dapat mendeteksi bila terjadinya kerusakan atau keausan komponen mobil sehingga kita bisa segera mengganti komponen tersebut tanpa harus menunggu kerusakan berat.

Temukan bengkel langganan terbaik melalui aplikasi Otoklix. Servis mobil di Bengkel Otoklix bisa dapat banyak keuntungan! Download aplikasi Otoklix sekarang.

Pasalnya saat harus melakukan servis tingkat berat seperti servis tune up, kita membutuhkan biaya servis yang cukup besar. Oleh karena itu, rutin mengganti oli mobil, memeriksa kondisi sistem pengereman, pelumasan hingga aki mobil secara berkala termasuk menjaga kestabilan kondisi mobil.

Pertanyaan Seputar Demo BBM :


Sudah bukan rahasia lagi saat harga BBM telah ditetapkan naik, apalagi harga BBM bersubsidi, akan selalu diikuti dengan kenaikan harga kebutuhan lainnya sehingga meningkatkan beban biaya hidup sehari-hari.


Umumnya kenaikan harga BBM sejalan dengan kenaikan harga kebutuhan pokok dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Meningkatnya harga-harga tersebut justru dapat menurunkan daya beli masyarakat sehingga timbulnya gejolak dan inflasi perekonomian di Indonesia.


Dampak kenaikan harga BBM bagi masyarakat antara lain penyesuaian harga kebutuhan dan biaya hidup, penurunan daya beli masyarakat, penyebab inflasi, pelemahan UMKM, dan peningkatan angka pengangguran dan kemiskinan.