Dampak kenaikan BBM 2022 hingga saat ini dirasakan semua sektor, khususnya 3 sektor utama yakni sektor transportasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta sektor makanan dan minuman. Ketiga sektor tersebut terkait erat dengan harga BBM sehingga bila terjadi perubahan maka harga jualnya pun ikut naik.

Secara global, dampak negatif kenaikan BBM yakni menurunnya daya beli masyarakat dan sulitnya mengontrol angka inflasi di Indonesia.

Meski begitu, ada pula dampak positif kenaikan BBM antara lain menekan polusi udara, konsumsi BBM lebih hemat hingga industri ramah lingkungan dan sektor energi baru terbarukan (EBT) semakin berkembang. Berikut ini dampak kenaikan BBM bagi negara, pengusaha, masyarakat, hingga dampak kenaikan BBM bagi pelajar.

Baca juga: Ketok Palu! Ini Harga BBM Shell Per September 2023

1. Penyesuaian Harga Bahan Baku

Bagi para pengusaha, kenaikan harga BBM ini berpengaruh besar terhadap biaya operasional perusahaan. Apalagi beberapa sektor di mana bahan bakar minyak (BBM) menjadi bahan baku utama untuk menggerakkan perekonomian bisnis perusahaannya.

Dua di antaranya adalah sektor penyedia jasa transportasi dan perusahaan logistik atau ekspedisi. Baik skala UMKM seperti penyedia jasa angkutan umum (angkot) hingga perusahaan besar akan berdampak langsung karena kenaikan harga bahan bakunya.

Sedangkan untuk sektor lain, walaupun BBM bukan menjadi bahan baku akan tetapi kenaikan harga BBM biasanya diikuti dengan naiknya harga-harga barang dan bahan baku dari sektor lain sehingga kita tetap perlu menyesuaikan kenaikan harga bahan baku.

2. Penurunan Daya Beli Masyarakat

Melanjutkan pembahasan di atas, apabila harga bahan bakunya meningkat, maka biaya produksi ikut meningkat dan akan mempengaruhi biaya jual. 

Misalnya saja bila dulu kita cukup membeli beras dengan harga Rp10 ribu per kilogram maka saat ini harganya mungkin saja naik hingga Rp12 ribu per kilogram.

Naiknya harga kebutuhan pokok masyarakat ini yang menimbulkan penurunan daya beli masyarakat sehingga masyarakat harus memilih apakah harus mengganti produk yang lebih murah atau mengurangi daftar kebutuhannya.

Untuk mengatasi persoalan ini, seluruh aspek harus saling membantu untuk mengatasinya. Pemerintah bersama pengusaha berkolaborasi untuk mengatasi dan mengambil keputusan terkait meningkatnya biaya produksi.

Sedangkan masyarakat turut saling membantu agar perekonomian berbasis UMKM terus berkembang dan melaju pesat.

Baca juga: 7 Penyebab Kenapa BBM Naik, Termasuk Inovasi Teknolog?

3. Penghambat Kemajuan UMKM

Peningkatan harga bahan baku yang bertolak belakang dengan penurunan daya beli di masyarakat tersebut maka semakin sulit mengembangkan usaha kecil seperti UMKM.

Dampak kenaikan BBM bagi masyarakat kecil jadi semakin berat karena sulit untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Semakin besar modal untuk biaya produksi dan operasional bisnis, namun para pebisnis tingkat UMKM ini juga sulit untuk menaikkan harga jualnya yang membuat ketimpangan ini dapat mematikan bisnis UMKM.

Bila harga dinaikkan untuk menyesuaikan biaya produksi dan operasional tersebut, meski sedikit, konsumen bisa pergi dan mencari alternatif produk yang sama yang dijual dengan harga yang murah. Hal tersebut juga merugikan bagi UMKM.

4. Pemicu Terjadinya Inflasi

Inflasi merupakan kondisi di mana kenaikan harga barang jasa terus meningkat setiap periodenya, sedangkan di sisi lain nilai mata uang semakin berkurang. Kenaikan harga BBM menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi di Indonesia.

Sebagai contoh pada tahun 2013 dan 2014 di mana terjadi kenaikan harga BBM. Saat itu terjadi pula inflasi sebesar 8,36% di tahun 2014 dan 8,38% di tahun 2013.

Apabila peningkatan inflasi ini gak segera dikontrol maka dampak terburuk seperti stagflasi bisa saja terjadi. Stagflasi adalah kondisi di mana pertumbuhan perekonomian semakin melemah hingga peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia.

5. Peningkatan Jumlah Pengangguran dan Angka Kemiskinan

Dampak atas naiknya harga BBM adalah perusahaan akan mengambil keputusan untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk menstabilkan kebutuhan biaya.

Pasalnya harganya bahan bakar minyak atau harga bahan baku bisnis yang semakin membengkak membuat perusahaan harus melakukan efisiensi dengan mengurangi para pekerja.

Alternatif skenario lainnya adalah dengan mengurangi biaya produksi melalui pembatasan pembelian biaya bahan baku yang berujung pengurangan biaya pekerja lagi karena berkurangnya aktivitas produksi. 

Kedua skenario tersebut memiliki akhir yang sama yakni efisiensi karyawan. Dengan begitu, maka apapun pilihannya tentu saja akan menyulitkan para karyawan.

Kenaikan harga BBM semakin menyulitkan ekonomi masyarakat. Dampak kenaikan BBM bagi masyarakat menengah ke bawah semakin terasa sejalan dengan meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia.

Baca juga: 17 Cara Menghemat Bahan Bakar Mobil, Terbukti Tambah Hemat

Lantas, bagaimana dengan biaya pemeliharaan dan perawatan kendaraan sendiri bila harga BBM naik? Apakah biaya servis mobil turut naik sejalan dengan harga BBM? Hal tersebut tergantung dari masing-masing bengkel.

Bengkel Otoklix menawarkan transparansi harga dan biaya servis lebih kompetitif daripada bengkel lain yang bisa OtoFriends lihat langsung di aplikasi Otoklix.

Temukan bengkel langganan terbaik melalui aplikasi Otoklix. Servis mobil di Bengkel Otoklix bisa dapat banyak keuntungan! Download aplikasi Otoklix sekarang.

Tersedia berbagai pilihan perawatan mobil, mulai dari servis ringan seperti ganti oli mobil dan aki mobil, servis tune up, servis AC mobil, servis detailing mobil hingga salon cuci mobil. Segera download aplikasi Otoklix dan lakukan booking service sekarang.

Pertanyaan Seputar Dampak Kenaikan BBM :


Adapun dampak kenaikan harga BBM antara lain terjadinya penyesuaian harga bahan baku di semua sektor dan lini bisnis, penurunan daya beli masyarakat, menghambat kemajuan UMKM, pemicu terjadinya inflasi dan meningkatnya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan di Indonesia.


Secara global, dampak negatif kenaikan BBM yakni menurunnya daya beli masyarakat dan sulitnya mengontrol angka inflasi di Indonesia. Adapun dampak positifnya mengurangi polusi udara dan meningkatkan industri ramah lingkungan dan energi baru terbarukan (EBT).


Kenaikan harga BBM semakin menyulitkan ekonomi masyarakat. Dampak kenaikan BBM bagi masyarakat menengah ke bawah semakin terasa sejalan dengan meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia.