Setiap komponen mobil memiliki peranannya yang penting untuk mendukung performa dan kenyamanan berkendara. Namun, ada beberapa bagian khusus yang memerlukan perhatian ekstra dan perawatan rutin untuk memastikan bahwa kendaraan OtoFriends selalu dalam kondisi prima, terutama setelah melakoni perjalanan jauh.

Perawatan ini penting untuk menghindari kerusakan yang lebih serius dan mengurangi risiko kecelakaan saat berkendara. Nah, apa saja komponen mobil yang wajib dicek berkala pasca menempuh perjalanan panjang? Simak penjelasan lengkapnya di sini!

1. Aki

Salah satu komponen penting yang perlu diperiksa ketika melakukan servis rutin pada mobil adalah aki. Aki memiliki fungsi krusial dalam sistem kelistrikan kendaraan. Jika aki tidak beroperasi dengan baik, maka mobil tidak akan dapat dihidupkan, lampu akan mati, dan semua komponen elektrik lainnya tidak akan dapat berfungsi dengan optimal.

Untuk merawat aki, kamu bisa menambahkan air ke dalam aki jenis basah, atau mengganti baterai tersebut ketika sudah tidak lagi berfungsi dengan baik dan sudah dekat dengan akhir masa penggunaannya.

Secara umum, aki jenis kering memiliki masa pakai antara dua hingga lima tahun, meskipun faktor pemakaian juga dapat mempengaruhi lamanya masa pakai tersebut.

2. Sistem Suspensi

Sistem suspensi bekerja ekstra keras terutama jika melalui jalanan yang tidak rata. Periksa kebocoran oli dan kondisi peredam kejut untuk memastikan tidak ada keausan yang abnormal. Suspensi yang baik akan menjamin kenyamanan OtoFriends dalam berkendara.

3. Oli

Selama pemeliharaan rutin kendaraan, kamu tidak boleh melupakan pentingnya mengganti oli mesin dan memeriksa filter oli. Oli mesin bertugas sebagai pelumas utama bagi komponen mesin, yang berfungsi untuk mencegah korosi serta mengurangi gesekan yang bisa menyebabkan kerusakan dan keausan pada mesin.

Di sisi lain, filter oli juga sangat penting untuk dicek karena berfungsi untuk menangkap partikel kotoran yang berpotensi merusak mesin. Memeriksa kondisi filter oli sangat wajib untuk menjamin bahwa filter tersebut beroperasi dengan baik dan mencegah partikel berbahaya mengganggu komponen mesin kendaraan.

Mengganti oli mesin secara teratur adalah kunci untuk menjaga kondisi optimal mesin kendaraan. Biasanya, oli mesin harus diganti setelah kendaraan berjalan sekitar 1.000 km pertama setelah pembelian. Selanjutnya, oli harus diganti setiap kali kendaraan telah menempuh jarak 5.000 km atau setiap enam bulan, tergantung mana yang tercapai lebih dulu.

4. Rem

Perjalanan yang panjang seringkali menuntut lebih banyak dari sistem pengereman, terutama saat melewati rute dengan lalu lintas padat dan jalanan yang berbukit. Penggunaan rem yang intensif dapat mempercepat keausan pada kampas rem. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa dan memastikan bahwa ketebalan kampas rem masih memadai.

Bila kampas rem telah tipis atau sudah mencapai batas keausan, maka penting untuk segera menggantinya. Selain itu, jangan mengabaikan untuk memeriksa kondisi minyak rem.

5. AC

Satu lagi komponen mobil yang sebaiknya dicek setelah menggunakan mobil untuk menempuh perjalanan panjang adalah filter udara dan AC. Filter udara memiliki tugas untuk menyaring udara yang bergerak menuju ruang bakar sehingga memastikan hanya oksigen yang cukup dan bersih yang bisa masuk. Ini penting untuk menjaga kinerja mesin yang optimal.

Filter AC pun tak kalah pentingnya untuk diperiksa karena bertugas menyaring debu, kuman, bakteri, dan partikel lain yang mungkin merusak evaporator. Dengan filter AC yang berfungsi baik, AC mobil dapat mengeluarkan udara yang tidak hanya dingin tapi juga bersih sehingga membuat setiap perjalanan menjadi lebih nyaman.

6. Ban

Ban merupakan salah satu bagian yang paling kritis pada mobil, terutama selama perjalanan yang panjang. Setelah kembali ke rumah, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan pada ban. Periksalah tekanan udara dan kondisi permukaan ban. Panas yang dihasilkan selama perjalanan dapat mempercepat keausan pada ban.

Selama inspeksi, pastikan bahwa kedalaman alur ban masih aman dan jauh dari indikator aus ban atau Tread Wear Indicator (TWI). Kondisi jalan yang tidak rata atau berlubang sering kali dapat merusak alur ban, menyebabkan robek atau bolong. Oleh karena itu, periksalah secara mendetail dan apabila ada kerusakan, segera gantilah ban untuk memastikan keamanan saat berkendara.

7. Bodi & Interior

Perjalanan jauh bisa menyebabkan beberapa kerusakan estetis pada bodi dan interior mobil. Periksa adanya lecet atau penyok pada bodi dan kerusakan atau keausan pada interior. Menjaga kebersihan dan kondisi interior tidak hanya untuk estetika tapi juga untuk kenyamanan dalam berkendara.

Melakukan pengecekan rutin pada komponen mobil setelah perjalanan jauh bukan hanya tentang memperpanjang umur kendaraan, tetapi juga tentang mengemudi dengan aman. Luangkan waktu untuk memeriksa ketujuh komponen ini, atau lebih baik lagi, bawa mobil OtoFriends ke bengkel profesional untuk pemeriksaan menyeluruh.

Dengan perawatan yang tepat, mobilmu akan selalu siap untuk petualangan berikutnya. Hal ini turut menjamin OtoFriends agar dapat berkendara dengan nyaman dan aman, kemanapun tujuanmu selanjutnya. Semua kebutuhan perawatan komponen mobil tersebut bisa dilakukan di Otoklix. Layanannya lengkap, harga transparan gak bikin panik. Yuk, booking jadwal kunjungan di aplikasi!

 

Pertanyaan Seputar Komponen Mobil

Mengapa Anda harus memeriksa mobil Anda setelah bepergian?

Kamu harus memeriksa mobil setelah bepergian untuk memastikan tidak ada kerusakan atau masalah yang mungkin terjadi selama perjalanan.

Apa saja komponen pada mobil?

Komponen pada mobil meliputi mesin, transmisi, sistem bahan bakar, sistem kelistrikan, ban, dan rem.

Apa saja yang perlu dicek mobil?

Yang perlu dicek pada mobil antara lain adalah level oli mesin, tekanan ban, kondisi rem, sistem suspensi, dan air radiator.