Ban adalah suatu bagian penting dalam setiap kendaraan, khususnya mobil. Fungsi ban tidak hanya sebagai elemen penggerak tetapi juga menentukan aspek keamanan dan kenyamanan bagi pengguna. Namun ternyata, masih banyak orang yang kurang memahami cara membaca ukuran ban mobil.

    Untuk memaksimalkan keamanan dan kenyamanan saat berkendara, sangat penting untuk memilih ban yang cocok untuk mobil kamu. Pemilihan ban yang sesuai melibatkan berbagai faktor, seperti lebar permukaan, proporsi tinggi roda, serta diameternya.

    Terdapat kode dan ukuran ban mobil yang wajib diketahui oleh setiap pemilik kendaraan. Jika kamu masih bingung bagaimana cara baca ukuran ban mobil dan kode-kode yang terdapat di sana, yuk, simak penjelasannya berikut ini!

     

    Arti Kode pada Ban Mobil

    Tak banyak orang yang memahami arti kode pada ban mobil. Sebagai pemilik mobil, tak ada salahnya jika kamu menguasai arti dari kode-kode ban tersebut.

    Tipe Mobil (P)

    Kode pada ban yang diawali dengan huruf “P” menandakan jenis kendaraan. “P” berarti Passenger, atau kendaraan penumpang. Ada juga kode lain seperti ST untuk Special Trailer, LT untuk Light Truck, dan T yang berarti Temporary. Ban dengan kode “T” adalah ban serep, yang dirancang untuk penggunaan jangka pendek dan tidak dianjurkan untuk digunakan secara terus menerus.

    Ukuran Lebar Ban (205)

    Angka 205 yang muncul setelah kode “P” mengindikasikan lebar ban dalam milimeter, yang artinya ban tersebut memiliki lebar 205 milimeter.

    Proporsi Tinggi Ban (65)

    Di samping ukuran lebar, ada juga informasi tentang proporsi tinggi dalam satuan milimeter. Angka ini muncul setelah tanda garis miring, sebelah ukuran lebar.

    Sebagai contoh, jika terdapat angka 65, ini berarti tinggi ban adalah 65% dari lebarnya, atau 133,2 milimeter jika lebarnya adalah 205 milimeter.

    Tipe Konstruksi Ban (R)

    Kode “R” menunjukkan bahwa ban dibuat dengan konstruksi radial, yang merupakan tipe yang umum digunakan pada kendaraan penumpang sehari-hari. Selain konstruksi radial, ada juga konstruksi bias atau diagonal dan RFT, yang merupakan singkatan dari Run Flat Tire.

    Diameter Velg (15)

    Kemudian, ada angka yang menunjukkan diameter velg, seperti 15 atau 16, yang artinya ban tersebut cocok untuk dipasang pada velg dengan diameter yang sesuai.

    Kapasitas Beban Ban (95)

    Kode berikutnya menunjukkan kapasitas beban maksimum yang dapat ditanggung oleh ban, dengan angka seperti 95 menunjukkan bahwa ban tersebut mampu menahan beban hingga 670 kg. Angka ini bervariasi, dengan nilai yang lebih tinggi menandakan kemampuan menahan beban yang lebih besar.

    Kode Kecepatan Ban (H)

    Huruf terakhir pada kode ban menunjukkan kecepatan maksimum yang aman untuk ban tersebut, misalnya “H” berarti ban dapat digunakan hingga kecepatan 210 kilometer per jam. Terdapat berbagai kode kecepatan, mulai dari Q yang menunjukkan maksimum 160 km/jam hingga Z yang mencapai 240 km/jam atau lebih.

     

    Maksimum Beban

    Maksimum beban merupakan sebuah nilai numerik yang menandakan kapasitas maksimal beban yang mampu dipikul oleh sebuah ban. Angka ini biasanya ditemukan setelah notasi ukuran ban pada kendaraan, contohnya dalam “205/55 R16 91V.”

    Dalam hal ini, angka 91 merujuk pada indeks beban yang menandakan bahwa ban tersebut mampu menahan beban hingga kurang lebih 615 kg setiap ban.

    Maksimum Kecepatan

    Petunjuk maksimum kecepatan ditunjukkan melalui sebuah huruf yang menandai batas kecepatan maksimal yang dapat dijalankan oleh ban tersebut. Mengacu pada contoh “205/55 R16 91V,” huruf “V” menandakan maksimum kecepatan yang ideal untuk ban tersebut adalah sekitar 240 km per jam.

    Kode Produksi Ban

    Kode produksi pada ban diwakili oleh empat digit angka yang menunjukkan pekan dan tahun pembuatan ban tersebut. Sebagai contoh, kode “1920” mengindikasikan bahwa ban tersebut diproduksi pada pekan ke-19 di tahun 2020.

    Cara Merawat Ban Mobil

    cara baca ukuran ban mobil

    Selain memahami cara membaca ukuran ban mobil, pemilik mobil juga wajib mengetahui cara merawat ban mobil agar lebih awet. Berikut adalah saran panduan perawatan ban mobil yang tepat:

    1. Memeriksa Kondisi Ban

    Langkah pertama dan paling sederhana dalam merawat ban mobil adalah melakukan pemeriksaan kondisi ban secara rutin. Pastikan untuk memeriksa keempat ban sebelum mengendarai mobil.

    Pemeriksaan dapat dilaksanakan dengan mudah hanya dengan melihat kondisi tekanan udara dalam ban. Apabila tekanan udara tidak mencukupi, segera lakukan pengisian tekanan udara untuk menghindari kerusakan pada ban.

    1. Memastikan Tekanan Udara Ban

    Setelah memeriksa kondisi ban, jika ada ban yang memiliki tekanan udara lebih rendah dari yang seharusnya, segera lakukan penambahan tekanan udara.

    Periksalah tekanan udara pada ban yang tampaknya membutuhkan lebih banyak udara dan sesuaikan dengan standar yang direkomendasikan oleh produsen mobil.

    Informasi tentang tekanan udara yang direkomendasikan biasanya dapat ditemukan pada stiker yang terletak di bagian dalam pintu pengemudi. Pastikan untuk mengikuti rekomendasi tersebut.

    Biasanya, tekanan udara ideal untuk ban mobil berkisar antara 32-35 psi, tergantung pada ukuran ban. Tekanan di atas itu dapat membuat ban menjadi terlalu keras karena terlalu banyak udara.

    1. Rotasi Ban

    Melakukan rotasi ban merupakan metode pemeliharaan ban mobil yang efektif. Berbagai teknik rotasi ban dapat diaplikasikan, tergantung pada jenis ban yang OtoFriends gunakan. Sangat dianjurkan untuk melakukan rotasi ban setiap kali mobil telah menempuh jarak 10.000 km. Kamu dapat membawa mobil ke bengkel untuk melakukan rotasi dan sekaligus pengecekan spooring.

    1. Spooring dan Balancing

    Salah satu cara untuk merawat ban mobil agar tetap tahan lama adalah dengan rutin melakukan spooring dan balancing. Kedua perawatan ini sebaiknya dilakukan setelah mobil menempuh jarak 10.000 km.

    Jika kamu merasakan setir mobil bergetar atau tidak stabil pada kecepatan tertentu, ini merupakan indikasi bahwa kamu perlu membawa mobil ke bengkel untuk spooring dan balancing.

    Spooring bertujuan untuk mengembalikan posisi ban mobil ke setelan awal, sementara balancing bertujuan untuk menyeimbangkan putaran ban. Kedua perawatan ini penting untuk menghindari getaran pada setir atau setir yang cenderung menyimpang ke kanan atau kiri, dan juga untuk mencegah ban cepat aus.

    1. Memperhatikan Beban pada Ban Mobil

    Kebiasaan membawa beban yang melebihi kapasitas dapat menyebabkan ban cepat rusak. Beban berlebih tidak hanya berupa barang bawaan yang banyak, tetapi juga termasuk membawa penumpang yang terlalu banyak.

     

    Tips Mengganti Ban

    Sebelum mengganti ban lama dengan yang baru, perhatikan tips-tips berikut ini agar OtoFriends memasang ban dengan benar dan aman:

    1. Pilih Ban yang Cocok dengan Kendaraan

    Langkah awal dalam memilih ban mobil adalah memastikan bahwa ban tersebut sesuai dengan jenis kendaraan. Sebagai contoh, saat mencari ban untuk sebuah SUV yang sering melalui jalur off-road, ban bertipe Mud Terrain (M/T) merupakan pilihan yang tepat.

    Tidak hanya Mud Terrain (M/T), ban tipe All-Terrain (A/T) juga cocok untuk SUV karena kefleksibelannya di berbagai jenis jalanan.

    1. Pastikan Ukuran Ban Sudah Sesuai dengan Kendaraan

    Memahami ukuran ban yang cocok dengan kendaraanmu merupakan langkah penting sebelum melakukan pembelian. Hal ini berdampak langsung pada akselerasi dan kenyamanan saat mengemudi.

    Untuk SUV, pilihlah ban dengan ukuran yang optimal untuk akselerasi di medan yang menantang. Ban dengan ukuran 17 atau 18 inci sejatinya cocok untuk SUV, tetapi tergantung juga pada dimensi kendaraanmu. Hindari pemilihan ban yang terlalu besar atau kecil untuk mobil tersebut.

    1. Periksa Tanggal Produksi Ban

    Sama seperti barang konsumsi lainnya yang memiliki tanggal produksi dan kadaluarsa, ban mobil juga demikian. Cek tanggal produksi ban karena penting untuk mengganti ban yang telah digunakan lebih dari lima tahun.

    1. Memilih Merek Ban yang Terpercaya

    Untuk memastikan durabilitas dan kualitas, sangat disarankan untuk memilih ban dari merek yang telah teruji dan dipercaya. Beberapa merek seperti GT Radial, Achilles, Dunlop, GoodYear, dan Yokohama bisa menjadi opsi karena dikenal akan kualitasnya yang bagus.

    Nah, itulah panduan cara baca ukuran ban mobil beserta cara merawat ban dan tips saat hendak mengganti ban. Kondisi ban kamu bisa sangat menentukan keamanan saat berkendara lho! Jadi, selalu cek kondisi ban ya, jika sudah “gundul” segera ganti di bengkel Otoklix!

     

    Pertanyaan Seputar Kode Ban

    Apa Arti Kode Ban Mobil?

    Kode ban mobil adalah serangkaian angka dan huruf yang memberikan informasi tentang ukuran, jenis, dan spesifikasi kinerja ban, seperti lebar ban, rasio aspek, diameter roda yang cocok, kapasitas beban, dan kecepatan.

    Bagaimana Tips Memilih Ban Mobil yang Tepat?

    Tips memilih ban mobil yang tepat adalah memastikan ukurannya sesuai dengan rekomendasi produsen mobil, tipe ban sesuai dengan kondisi penggunaan (misalnya, untuk off-road), dan mempertimbangkan kecepatan serta kapasitas beban yang sesuai dengan kebutuhan berkendara.

    Seperti Apa Ban Mobil yang Tepat untuk Mobil?

    Ban mobil yang tepat untuk mobil adalah ban yang ukuran, tipe, dan spesifikasinya sesuai dengan rekomendasi produsen mobil, serta cocok dengan kondisi jalan dan cuaca yang sering dihadapi.

     

    References:

    https://www.suzuki.co.id/tips-trik/ini-daftar-ukuran-ban-mobil-terlengkap-cara-membacanya?pages=all

    https://auto2000.co.id/berita-dan-tips/cara-mengganti-ban-mobil

    https://www.carmudi.co.id/journal/tips-merawat-ban-mobil/