Salah satu cara untuk menganalisis kompetitor adalah menggunakan formulir untuk memudahkan memperoleh informasi menyeluruh. Form UAC untuk menganalisa kompetitor dipakai untuk memperluas wawasan. Formulir ini memudahkan Anda menyusun strategi menghadapi kompetitor. 

Bagaimana contoh form UAC untuk menganalisa kompetitor? Apa saja hal yang termasuk dalam analisis kompetitor? Simak selengkapnya pada artikel di Otoklix.com.

Banner

Form UAC dan Contohnya

Anda butuh persiapan untuk menjalankan bisnis. Tujuannya untuk memahami kelebihan dan kelemahan bisnis sehingga bisa dibandingkan dengan kelebihan dan kelemahan kompetitor. Anda bisa membuat strategi dengan wawasan yang lebih luas. 

Formulir UAC dipakai untuk membandingkan informasi yang sudah dikumpulkan antara kompetitor A, kompetitor B, C, D, E, dan seterusnya. Contohnya adalah sebagai berikut.

No.Nama KompetitorProdukKualitasHargaPelayanan
1Kompetitor ATas ranselCukupRp200 ribuOngkir
2Kompetitor BRansel gunungSuperRp700 ribuGratis ongkir
3Kompetitor CTas selempangBaik Rp150 ribuGratis ongkir
4Kompetitor DTas pestaSuperRp500 ribuOngkir
5Kompetitor ETas sekolahBaikRp100 ribuOngkir

Dari formulir di atas, bisnis Anda bisa mengambil peluang yang tidak dimiliki kompetitor. Misalnya, Anda menjual produk tas sekolah. Kompetitor E menjual tas sekolah, tetapi ongkos kirim dibebankan kepada pelanggan. Dengan begitu, Anda bisa menawarkan promo gratis ongkir untuk bersaing dengan kompetitor.

Itu dia contoh form UAC untuk menganalisa kompetitor. Sebenarnya, apa itu analisis kompetitor? Bagaimana cara membuat analisis kompetitor?

Baca juga: Terlengkap! Ini Cara Menghadapi Kompetitor Paling Efektif

Apa Itu Analisis Kompetitor

Analisis kompetitor adalah proses identifikasi kompetitor, baik kompetitor langsung maupun tidak langsung, menggunakan cara riset untuk membandingkan keunggulan dan kelemahan kompetitor dengan bisnis Anda.

Tujuan melakukan analisis kompetitor adalah untuk meningkatkan strategi bisnis sehingga bisa unggul secara kompetitif di pasar. Tanpa melakukan analisis kompetitor, akan sulit bagi bisnis Anda untuk mengetahui apa yang dilakukan orang lain untuk menarik pelanggan.

Analisis kompetitor mencakup hal-hal berikut:

  • Deskripsi target pasar bisnis Anda
  • Detail produk dan layanan bisnis Anda dan juga kompetitor
  • Penjualan, pendapatan, dan pangsa pasar saat ini
  • Perbandingan harga
  • Strategi pemasaran dan media sosial
  • Posisi bisnis di mata pelanggan

Cara Melakukan Analisis Kompetitor

Form UAC untuk menganalisa kompetitor adalah salah satu yang bisa digunakan saat menganalisis pesaing. Namun, ada sejumlah langkah untuk memudahkan Anda melakukan analisis kompetitor.

1. Identifikasi kompetitor

Pilih antara lima hingga sepuluh kompetitor untuk dibandingkan dengan bisnis Anda, bisa berupa kompetitor langsung dan tidak langsung. Tujuannya agar Anda bisa melihat peluang dan celah untuk pasar baru.

Anda juga bisa memilih kompetitor pemula dan berpengalaman agar data yang didapat bisa lebih kaya wawasan. Cara mengumpulkan kompetitor yang sesuai di industri Anda adalah menggunakan Google, Amazon, maupun mesin pencarian lainnya.

2. Riset pasar

Kemudian, Anda lakukan riset pasar secara mendalam. Riset yang dilakukan adalah perpaduan riset primer maupun sekunder. Riset primer bisa berasal dari data langsung pelanggan sedangkan riset sekunder adalah informasi yang dikumpulkan.

Riset primer mencakup:

  • Membeli produk atau layanan kompetitor
  • Survei pelanggan, bisa dilakukan secara online
  • Mengadakan FGC (Focus Group Discussion)

Riset pasar sekunder mencakup:

  • Menganalisis website kompetitor
  • Menilai ekonomi saat ini
  • Identifikasi perkembangan teknologi
  • Membaca prestasi perusahaan

Menganalisis data tersebut bisa menggunakan alat seperti SEMrush atau Ahrefs. Dengan menganalisis kompetitor, Anda bisa mendapatkan informasi untuk SEO bisnis Anda, misalnya kata kunci, jumlah tautan balik, dan kinerja situs web secara keseluruhan.

Baca juga: Kompetitor Dalam Bisnis Adalah: Pengertian dan Cara Hadapi

3. Membandingkan fitur produk

Langkah selanjutnya adalah membandingkan fitur produk Anda dengan produk kompetitor. Cara membandingkannya perlu menguraikan fitur produknya satu per satu terlebih dahulu. Maka, Anda akan bisa menemukan fitur unik dari masing-masing produk.

Fitur produk yang biasanya dianalisis adalah:

  • Harga
  • Layanan yang ditawarkan
  • Target pasar
  • Jumlah fitur
  • Desain produk
  • Kemudahan penggunaan
  • Garansi produk
  • Kualitas produk

Fitur ini bisa dibandingkan dengan menggunakan form UAC untuk menganalisa kompetitor.

4. Membandingkan pemasaran produk

Serupa dengan poin sebelumnya, tetapi kali ini Anda perlu membandingkan upaya pemasaran yang dilakukan oleh kompetitor. Dengan melakukan perbandingkan pemasaran produk, Anda akan bisa menganalisis lebih dalam untuk menemukan rencana pemasaran setiap perusahaan.

Pemasaran produk bisa dilihat melalui:

  • Media sosial
  • Iklan situs web
  • Iklan berbayar
  • Siaran pers
  • Teks iklan produk

Dengan begitu, Anda bisa mempelajari lebih dalam mengenai citra yang ingin dibangun oleh kompetitor, apa misi perusahaan mereka, hingga nilai yang ini mereka tawarkan kepada pelanggan.

5. Menggunakan analisis SWOT

Selain menggunakan form UAC untuk menganalisa kompetitor, Anda juga bisa memakai analisis SWOT. Analisis ini bisa membantu Anda mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kompetitor, sehingga bisa mencari peluang bagi bisnis Anda dan juga mengantisipasi ancaman yang akan Anda hadapi.

Baca juga: Perbedaan Jenis Kompetitor Langsung dan Tidak Langsung

6. Mengidentifikasi posisi Anda di pasar

Langkah terakhir adalah memahami posisi Anda di pasar. Cara mengidentifikasi posisi Anda di lanskap pasar adalah dengan membuat grafik dengan sumbu X dan Y.  Kedua sumbu mewakili faktor penting untuk menjadi kompetitif di pasar Anda.

Misalnya, sumbu X menggambarkan kepuasan pelanggan dan sumbu Y menggambarkan kehadiran di pasar.

Itu dia cara menggunakan form UAC untuk menganalisa kompetitor hingga cara melakukan analisis kompetitor.

Salah satu cara bersaing dengan kompetitor adalah mempertahankan serta meningkatkan kinerja perusahaan Anda. caranya adalah dengan menjaga mobil operasionall perusahaan dalam kondisi prima.

Servis mobil operasional di bengkel Otoklix dan bergabung bersama Otoklix for Business bisa memberikan banyak keuntungan bagi Anda. Dapatkan harga hingga 50% lebih hemat, servis berkualitas, hingga garansi servis 14 hari.

Dengan adanya garansi servis selama 14 hari, Anda tidak lagi dibebankan biaya tambahan kalau ada masalah lain yang terjadi pada mobil setelah melakukan servis.

Install aplikasi Otoklix di PlayStore agar servis mobil operasional lebih mudah dan bisa mengestimasikan biayanya. Selain via aplikasi, bisa juga booking via Whatsapp OtoBuddy di nomor 0811-9200-25.

Pertanyaan Seputar Form UAC untuk Menganalisa Kompetitor


Cara melakukan analisis kompetitor antara lain adalah menentukan siapa pesaing Anda, menentukan produk yang ditawarkan kompetitor, riset pasar, membandingkan pemasaran yang dilakukan, menggunakan analisis SWOT, dan mengidentifikasi posisi bisnis di pasar.


Analisis kompetitor adalah upaya untuk mengidentifikasi keunggulan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari kompetitor agar bisa merencanakan strategi yang lebih efektif.


Tujuan analisis kompetitor adalah mengidentifikasi kompetitor, menemukan strategi yang digunakan kompetitor, hingga mengantisipasi tindakan yang dilakukan oleh kompetitor yang berpotensi menghambat bisnis Anda.