Dalam menaikkan tenaga pada mesin kendaraan, pabrikan mulai menambahkan teknologi bernama turbocharge. Turbocharge ini adalah komponen yang gunanya meningkatkan output mesin lewat efisiensi udara yang masuk ke dalam ruang pembakaran. Dengan adanya komponen ini, performa mesin jadi lebih baik karena mampu mendongkrak tenaga, mengefisienkan konsumsi bahan bakar, dan menekan karbon pada emisi gas buang.

Namun, tahukah kamu, kinerja turbocharge agar dapat mendongkrak tenaga dan membuat performa mesin kendaraan jadi lebih baik didukung salah satunya oleh komponen bernama waste gate? Beberapa pemilik kendaraan mungkin belum mengenali teknologi yang disematkan pada turbocharge ini.

    Waste gate memiliki katup yang akan tertutup dan terbuka ketika bekerja membantu turbocharge agar menghasilkan kinerja optimal ketika putaran tinggi. Membuka dan menutupnya waste gate disesuaikan dengan kondisi mesin.

    Lalu, apa sebenarnya komponen waste gate? Bagaimana cara kerja dan fungsi komponen ini sehingga menjadi komponen pelengkap pada turbocharge? OtoFriends bisa simak penjelasan dari Otoklix berikut ini!

    Apa itu Waste Gate

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, waste gate merupakan komponen yang melengkapi turbocharge agar dapat mendongkrak tenaga mesin dan menghasilkan performa mesin kendaraan menjadi lebih baik. Kinerja turbocharge menjadi lebih baik berkat adanya komponen waste gate ini.

    Letak komponen ini berada di pipa exhaust. Bentuk komponen ini berupa katup yang dapat terbuka dan tertutup sesuai dengan kondisi mesin dan berperan sebagai jalur bypass gas buang. Terbuka dan tertutupnya katup tersebut bisa OtoFriends atur menggunakan boost controller yang bisa diset sesuai keinginan.

    Bagaimana jika terjadi tekanan berlebih? Katup waste gate akan terbuka kemudian mengalirkannya langsung ke knalpot atau dibuang langsung ke udara. Oleh karena itu, waste gate ini memiliki peran penting untuk menjaga tekanan gas buang yang melewati bilah turbin.

    Baca juga: 6 Komponen Knalpot Mobil, Fungsi, dan Cara Kerja

    Fungsi Waste Gate

    Fungsi utama waste gate adalah untuk menjaga tekanan gas buang dari turbo agar tidak berlebih dan mendukung kinerja turbocharge agar dapat bekerja dengan baik sehingga menghasilkan kinerja optimal ketika putaran tinggi. 

    Tidak hanya itu, waste gate dapat mencegah terjadinya kelebihan putaran atau over running pada turbocharge, hingga mencegah terjadinya over boost pada mesin agar tidak terjadi kerusakan mekanis.

    Waste gate juga berfungsi sebagai komponen yang mengatur tekanan turbo yang dihasilkan oleh tekanan gas buang, sehingga OtoFriends dapat mengatur boost maksimal yang diberikan oleh turbin turbo.

    Dengan adanya waste gate memungkinkan terjadinya dorongan tekanan agar masuk ke bagian waste gate. Nantinya gas pembuangan ini secara otomatis disalurkan melewati catalytic converter dan keluar melalui pipa knalpot.

    Waste gate juga dibutuhkan mobil-mobil dengan jenis bensin berperforma tinggi untuk membatasi jumlah tekanan gas pendorong. Dengan melihat fungsi-fungsinya tersebut, tidak heran jika teknologi satu ini menjadi penting sebab perannya yang begitu berguna bagi kendaraan baik jenis mesin diesel maupun bensin.

    Baca juga: Cari Bengkel Knalpot Mobil? Simak Dampak Knalpot Bocor

    Cara Kerja Waste Gate

    Lalu, bagaimana cara kerja waste gate di dalam turbocharge? Waste gate bekerja dengan cara bypass mengandalkan katup. Katup tersebut akan terbuka dan tertutup sesuai dengan kondisi mesin yang diatur oleh boost controller.

    Misalnya, jika tekanan gas buang lebih dari boost maksimal yang dihasilkan, gas buang yang berlebih tersebut akan langsung dibuang, dalam artian langsung dialirkan atau di-bypass ke knalpot, tidak melalui turbin. Ini terjadi karena pada waste gate terdapat katup dan bagian yang berlubang di dalamnya, sehingga memungkinkan untuk terjadinya dorongan tekanan agar masuk ke bagian tersebut.

    Jika tidak di-bypass secara langsung, turbin turbo tersebut akan berputar dengan sangat cepat sebab kelebihan tekanan udara gas buang. Tentu saja, hal tersebut akan berdampak pada turbocharge yang makin panas, dan dapat terjadi kerusakan bahkan hingga jebol. Jika sudah rusak atau jebol, tentu saja OtoFriends butuh bengkel tepercaya dari Otoklix agar dapat menanganinya dengan tepat.

    Tidak hanya itu, putaran turbin turbo yang terlalu cepat dapat mengakibatkan turbo lag yang makin besar.

    Dengan fungsinya sebagai pendongkrak tenaga, turbocharge waste gate ini digunakan pada mobil-mobil jenis bensin berperforma tinggi yang memang membutuhkan kecepatan tinggi untuk membatasi jumlah gas tekanan pendorong.

    Baca juga: Cara Mengatasi Mobil Ngebul Tanpa Bongkar Mesin

    Kelebihan Waste Gate

    Turbocharge dengan teknologi waste gate tentu saja memiliki berbagai kelebihan yang dapat dirasakan oleh pengemudi. Kira-kira, apa saja keuntungan penggunaan waste gate? Pertama, dengan waste gate, turbo lag atau jeda boost pada saat turbo bekerja akan berkurang. Kedua, penggunaan waste gate dapat menghindari kerusakan pada beberapa komponen mesin. Ketiga, tenaga yang dihasilkan selalu prima setiap saat. 

    Turbocharge dengan waste gate juga membutuhkan ruang yang lebih kecil agar pas dan pemasangan sistem pipa knalpot eksternal yang ringkas dan sederhana.

    Sebenarnya, penggunaan turbocharge sendiri memang sudah memberikan keuntungan, seperti mesin dengan kubikasi kecil yang menggunakan mesin turbo mampu menyamai tenaga mesin yang berkapasitas lebih besar dari mesin kubikasi kecil tersebut. Selain itu, turbo juga dapat membuat konsumsi bahan bahan jadi lebih efisien dan menekan karbon pada emisi gas buang.

    Baca juga: Fungsi Exhaust Manifold, Cara Kerja, dan Perawatannya

    Itulah penjelasan mengenai water gate yang merupakan salah satu komponen pendukung pada kinerja turbocharge, mulai dari pengertian, fungsi, cara kerja, hingga kelebihan. Teknologi water gate ternyata memiliki berbagai kelebihan terhadap mobil baik mesin diesel maupun bensin. Kelebihan-kelebihan tersebut tentu saja dapat dirasakan oleh pengendara yang memiliki mobil dengan turbocharger yang menyematkan komponen waste gate.

    Jika artikel ini bermanfaat, OtoFriends juga bisa kunjungi berbagai informasi menarik seputar otomotif lainnya, seperti harga, spesifikasi kendaraan, tips, dll. hanya di Otoklix.

    OtoFriends dapat menghubungi OtoBuddy untuk informasi lebih lanjut terkait layanan servis dan perawatan mobil. Gunakan aplikasi booking servis mobil Otoklix untuk menemukan lokasi bengkel terdekat dari tempat OtoFriends berada.

    Pertanyaan Seputar Waste Gate

    Waste gate merupakan komponen yang melengkapi turbocharge agar dapat mendongkrak tenaga mesin dan menghasilkan performa mesin kendaraan menjadi lebih baik.

    Fungsi utama waste gate adalah untuk menjaga tekanan gas buang dari turbo agar tidak berlebih.

    Dengan waste gate, turbo lag atau jeda boost pada saat turbo bekerja akan berkurang, dapat menghindari kerusakan pada beberapa komponen mesin, hingga tenaga yang dihasilkan selalu prima setiap saat.